Vaksin Anak Jadi Harapan Kembali Ke Sekolah

by -

METROPOLITAN – Vaksi­nasi untuk anak usia 12-17 tahun sudah dilaksanakan pemerintah. Mengakselerasi hal itu, sejumlah organisasi anak telah mengadakan Vaksi­nasi Anak menuju Hari Anak Nasional 23 Juli 2021 dengan tema ’Anak Terlindungi-In­donesia Maju, Anak Peduli di Masa Pandemi’.

Irland Suud sebagai penyel­enggara Vaksinasi Kanisius yang mengundang organi­sasi anak menyampaikan sudah ada 5.000 anak yang divaksinasi. Beberapa anak dari panti yang tidak memi­liki Nomor Induk Keluarga (NIK) pun tetap divaksinasi.

“Persyaratan administratif vaksin memang dibutuhkan. Akan tetapi, pemerintah pu­sat melalui Kementerian Kese­hatan (Kemenkes) lebih men­gutamakan segera tercapainya herd immunity,” terangnya dalam keterangannya.

Beberapa anak menyampai­kan testimoninya setelah divaksin. Syifa Syafiqoh Ulay­ya Sigit (14) dari Panti Muham­madiyah, Tanah Abang, Ja­karta Pusat, salah satunya.

Baca Juga  Wow, 1,2 Juta Warga Bogor Bakal Divaksin Covid-19, Siapa Saja Prioritasnya?

“Selama divaksin saya me­rasakan agak sakit dan pegal, tapi rasa sakitnya seperti bi­asa saja. Saya berharap sete­lah menceritakan divaksin tadi, teman-teman yang lain tidak ragu lagi untuk vaksin,” jelasnya.

Sementara itu, Akhidatul Faiz (15) dari Panti Muham­madiyah, Depok, mencerita­kan, dirinya mendapatkan informasi melalui WhatsApp Group (WAG). Ia mengaku awalnya takut divaksin.

’’Saya sempat kaget, karena kan katanya banyak yang bi­lang vaksin itu apa-apa gitu. Pertama takut, tapi ya sudah saya coba memberanikan diri. Pas akan divaksin, kira saya bakalan sakit, ternyata tidak, sama seperti vaksin di sekolah. Sekarang rasanya ngantuk dan tangan pegel,” ujarnya.

Begitupun Muhammad Dafa Ab-Barori (12 tahun) dari Panti Asuhan Al-Kamila. Ketika ditanya setelah divaksi­nasi, dia menjawab senang dan tidak merasa sakit. Semua anak ketika ditanya apa ke­giatan yang dirindukan se­lama pandemi, mereka men­jawab kompak, ’’sekolah.”

Baca Juga  Gandeng Puskesmas, Seluruh Siswa SMP Plus Fajar Sentosa Divaksin

Dengan adanya vaksinasi untuk anak ini diharapkan dapat merealisasikan anak-anak agar bisa kembali ke sekolah. Sebab, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dinilai tidak efektif dalam kegiatan pem­belajaran. (*/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *