Waduh, Stok Vaksin di Bogor Habis, Capaiannya Baru 50 Persen

by -
Ilustrasi vaksin. (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Stok vaksin di Kabupaten Bogor dari pemerintah pusat sudah habis. Padahal, dari target 1,2 juta orang, baru 50 persen atau setengahnya yang sudah menerima vaksin.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, stok vaksin untuk Kabupaten Bogor sedang kosong karena belum ada kiriman kembali dari Pemerintah pusat.

“Walaupun stok kosong, vaksinasi terus jalan, kita pakai stok yang dari Kodim, Polres. Intinya, kita tetap bersinergi, sambil menunggu stok dari pusat datang,” ujar Ade Yasin kepada Metropolitan, Selasa (27/7).

Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberatasan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Maulana mengaku stok vaksin Kabupaten Bogor sudah habis sejak dua pekan ini.

Baca Juga  Ridwan Kamil Ancam Tutup Puncak

“Sudah menghabiskan 91.620 ribu vial yang, itu termasuk yang multidose, juga untuk masyarakat yang sudah memasuki dosis dua dalam vaksinasinya,” ungkap Adang.

Menurutnya, vaksin dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Bogor akan dikirim akhir Juli ini atau awal Agustus mendatang.

“Untuk saat ini kita pakai yang ada. Baru saja kita dapat kiriman dari pemerintah provinsi, sebanyak 2000 vial, supaya kegiatan vaksinasi tidak terhenti,” lanjut,

Adang menjelaskan, habisnya stok vaksin dari pusat dikarenakan antusiasme warga semakin tinggi untuk divaksin.

“Antusias warga sangat tinggi, saat ini kita fokus untuk menjaga kesehatan para tenaga kesehatan supaya tetap fit. Karena banyak juga tenaga kesehatan yang terpapar,” pungkasnya. (cr1/c/fin)

Baca Juga  Seorang Duda di Bogor Rudapaksa Gadis 15 Tahun di Tengah Kebun Sawit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *