Bima Arya Sesumbar Vaksinasi Kota Bogor Rampung Oktober

by -

METROPOLITAN.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengaku optimis pelaksanaan vaksinasi massal di wilayahnya rampung hingga Oktober 2021 nanti.

Hal itu diungkapkan Bima usai menerima sejumlah bantuan dari para dermawan di Gedung Wanita, Kecamatan Bogor Tengah, Jumat (6/8).

“Tapi itu juga tergantung stok vaksin sekarang. Stok vaksin lancar saya optimis Oktober selesai,” kata Bima kepada wartawan, Jumat (6/8).

Menurutnya, hingga saat ini stok vaksin yang dimilikinya masih aman hingga Rabu (11/8) nanti. Namun, target program vaksinasi selesai pada Oktober nanti, tergantung dari ketersediaan vaksin yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Pemprov Jabar lalu dikirim ke Kota Bogor.

“Sampai hari ini lancar, tapi ini habisnya kan perhari. Rabu depan jatuh tempo lagi, nah kita minta kirim lagi, semuanya lancar Oktober selesai,” ucapnya.

Baca Juga  Rencana Sekolah Tatap Muka di Kota Bogor, Bima Arya : Guru dan Tenaga Pendidik Divaksin Dulu

“Pengajuannya juga semua ke provinsi dulu, kemarin sempat tertunda satu dua hari, saya kemarin komunikasi dengan Pak Menteri mohon atensinya dan Pak Menteri berjanji akan mengusahakan supaya lancar dan tidak tertunda-tunda sesuai target kita,” imbuh dia.

Soal capaian vaksinasi yang sudah dilakukan pihaknya hingga saat ini, dituturkan Bima, per Jumat (6/8) tercatat sudah 40,46 persen warga Kota Bogor yang menjalani vaksinasi dosis pertama. Dimana, targetnya pekan depan capaiannya sudah mencapai 50 perssn.

“Kita gedor terus, satu hari sekarang kapasitas kita sudah 15 ribu, tadinya 5-7 ribu, sekarang dengan 16 sentra vaksin ini kapasitasnya bisa sampai 17 ribu,” tandasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatat program vaksinasi Kota Bogor hingga Selasa (3/8) baru mencapai 36,5 persen untuk dosis pertama 17,8 persen dan untuk dosis kedua dari 819.444 sasaran.

Baca Juga  Wali Kota Bogor Razia Kendaraan Plat F, Ngapain Ya?

“Capaiannya 36 persen, kalau vaksinnya lancar ya akhir Agustus saya kira insyallah sudah bisa mendekati 50 persen tapi sekali lagi tergantung stok vaksinnya,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.