Catat Nih, Pedoman Wajib untuk Sekolah di Bogor yang Ingin Gelar Pembelajaran Tatap Muka

by -
Ilustrasi: Siswa SMA Negeri 2 Cibinong mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19, Senin (15/3). Ada 170 sekolah di Kabupaten Bogor yang diizinkan menggelar simulasi PTM. (Arie/MG/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Sekolah di Kabupaten Bogor untuk jenjang TK, PAUD, SD, SMP dan pendidikan formal diperbolehkan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mulai besok, Rabu (1/9). Meski demikian, ada sejumlah pedoman yang harus ditaati untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Diperbolehkannya PTM terbatas ini menyusul dikeluarkannya Keputusan Bupati Bogor Nomor : 443/408/Kpts/Per-UU/2021 tanggal 24 Agustus 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif Melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid-19 Di Kabupaten Bogor.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor juga sudah membuat Surat Edaran Nomor 421/521-DISDIK tentang Pedoman PTM Terbatas di Satuan Pendidikan Jenjang TK, PAUD, Pendidikan Non Formal, SD dan SMP pada masa Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pra Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif Melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Gereja HKBP Cibinong Juga Dijaga Ketat Polisi, Ibadah Dibagi 4 Shif

Surat edaran yang ditandatangani Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah ini dikeluarkan pada Senin (30/8). Surat edaran ditujukan kepada camat sebagai ketua satgas tingkat kecematan dan kepala satuan pendidikan TK, PAUD, pendidikan non formal, SD, dan SMP se-Kabupaten Bogor.

Dalam surat edaran tersebut, dijelaskan kegiatan PTM terbatas dilakukan dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Namun untuk PAUD, aturan khusus diberlakukan. Maksimal muridnya 30 persen dengan jumlah peserta didik paling banyak 5 orang per kelas.

Dalam edaran tersebut, ada 6 pedoman yang juga harus dipatuhi satuan pendidikan jika ingin menggelar PTM terbatas, yakni:

  1. Satuanpendidikan yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan dengan pedoman sebagaimana terlampir pada surat edaran ini;
  2. Satuanpendidikan yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas sudah diverifikasi dan divalidasi oleh Tim Satgas Covid Kecamatan beserta pengawas pembina serta direkomendasikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas;
  3. Guru dan tenaga kependidikan yang akan melaksanakan pembelajaran tatapmuka (PTM) Terbatas sudah di Vaksin;
  4. Pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas peserta didikdiwajibkan memakai seragam lengkap dan rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  5. Apabila dalam proses pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas terdapat kasus positif Virus Covid-19 pada warga satuan pendidikan, maka satuanpendidikan.
  • a. Memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas disekolah selama maksimal enam (6) hari untuk dilakukan sterilisasi di lingkungan satuan pendidikan dan pembelajaran kembali ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang mengacu kepada Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Nomor : 800/54-DISDIK tentang Pedoman PJJ;
  • b. Berkoordinasi dengan Unit Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekatuntuk melakukan penanganan kesehatan sesuai dengan prosedur yang
Baca Juga  Saksi Pungli Tol Bocimi Mengaku Diintimidasi

6. Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas Jenjang TK, PAUD, Pendidikan Non Formal, SD dan SMP akanĀ  dimonitoring dan dievaluasi dalam jangka waktu tertentu dan berkelanjutan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan Tim Satgas Covid-19 baik tingkat kabupaten maupun tingkat kecamatan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor menjelaskan, satuan pendidikan yang boleh menggelar PTM terbatas sudah melalui verifikasi dan validasi untuk direkomendasikan menggelar PTM terbatas.

Menurutnya, surat edaran ini juga sudah disampaikan ke seluruh satuan pendidikan.

“PTM terbatas ini wajib mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Satuan pendidikan yang akan melasanakan PTM pun sudag diverifikasi dan divalidasi oleh Satgas Covid-19 Kecamatan beserta pengawas pembina, serta direkomendasikan untuk melaksanakan PTM terbatas,” kata Burhan yang juga Ketua Harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Senin (30/8). (fin)

Baca Juga  Wah, Ada Mumi Jenazah Korban Covid-19 di Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *