Ganjil Genap Kota Bogor Diperpanjang Lagi

by -

METROPOLITAN.id – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor kembali memperpanjang program ganjil genap di wilayahnya.

Keputusan ini diambil menyusul Kota Bogor saat ini masih berada di status PPKM Level 4 hingga Senin (16/8) mendatang.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menuturkan, program ganjil genap ini masih berjalan sepekan ke depan.

“(Keputusan ganjil genap diperpanjang) ini juga hasil koordinasi dengan pak Kapolresta. Masih dilakukan (berlaku) tiap hari sampai tanggal 16 Agustus,” kata Bima kepada wartawan, Selasa (10/8).

Menurutnya, berdasarkan koordinasi yang dilakukannya bersama jajaran Polresta Bogor Kota, ia dijelaskan terkait titik-titik check poin dan bagaimana cara tindakan yang dilakukan selama penerapan program ganjil genap.

Baca Juga  Bima: Gerakan Pbp Harus Digalakkan Di Sekolah

Nantinya, akhir minggu program ganjil genap akan dievaluasi kembali jajaran Polresta Bogor Kota.

“Nanti akhir minggu akan dievaluasi lagi bersama Satgas Covid,” tandasnya.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kota Bogor memutuskan memperpanjang kembali program ganjil genap di wilayahnya selama sepekan ke depan. Kebijakan ini berlaku dari pukul 08:00-21:00 WIB setiap harinya hingga Senin (9/8).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, program ganjil genap ini merupakan sebuah gerakan disiplin untuk menahan diri selama satu hari. Sehingga, diharapkan melalui kebijakan ini masyarakat secara bergantian untuk belanja dan keluar rumah.

“Fungsi ini setelah dijalankan selama weekend dan hari kerja ini cukup efektif dan tidak terlalu merepotkan masyarakat. Karena kalau kami menggunakan penyekatan, banyak ibu-ibu yang belanja ke pasar kena penyekatan, termasuk yang belanja obat-obatan dan sebagainya,” imbuh dia.

Baca Juga  Simak Nih! Selama Peringatan HUT ke-76 RI, Warga Bogor Dilarang Bikin Kegiatan yang Menimbulkan Kerumunan

“(Untuk itu) Ini upaya Satgas Covid-19 untuk meminta warga menahan diri satu hari untuk tidak keluar rumah. Kita gak larang tapi mengatur masyarakat agar perekonomian tetap hidup,” sambungnya.

Dilanjutkan Kapolresta, dalam penerapan program ganjil genap sepekan ke depan ini, pihaknya masih menerapkan skema yang sama. Yakni, menyiapkan 17 titik check poin dengan empat pola yang berbeda.

“Kita terapkan dengan menyesuaikan hasil evaluasi (di lapangan). Seperti menentukan jamnya dan dimana posisi check poinnya. Biasanya kita lakukan berpindah-pindah,” bebernya.

Disisi lain, Kapolresta menuturkan, selama penerapan program ganjil genap yang dilakukan sejak Senin (26/7-2/8), tercatat ada sekitar 10 ribu kendaraan perhari yang diputarbalikan pihaknya selama penerapan program ganjil genap.

Baca Juga  Operasional Biskita Transpakuan Dihentikan Mendadak, Bima Arya Sentil Dirjen Perhubungan Darat

Namun, jumlah itu terhitung menurun jika mengacu data awal yang mencapai 20 ribu kendaraan perharinya.

“Menurun. Karena masyarakat banyak yang sudah semakin sadar, jadi tidak banyak yang diputarbalikan,” ujarnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *