Geram Dapat Jatah Vaksin Tidak Sesuai Target, Ade Yasin: Kita Sempat Pinjam Vaksin Polisi dan TNI

by -
Ilustrasi vaksin. (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini tengah gencar melakukan vaksinasi massal kepada masyarakat. Namun Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin dibuat geram dengan suplai vaksin pemerintah pusat ke Kabupaten Bogor sangat sedikit tidak seimbang dengan jumlah target yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Kemarin saya minta untuk dosis vail yang diantar ke daerah itu jangan disamakan. Tetapi berdasarkan persentase penduduk. Karena kalau kita disamakan, seperti saya dapat 1.000 dan Kota Bogor dapat 1.000, itu tak seimbang,. Karena jumlah penduduknya berbeda,” kata Ade Yasin.

Ade Yasin juga mengungkapkan, sempat meminjam vaksin ke Polres dan TNI untuk menyelenggarakan vaksinasi massal. Hal itu karena jumlah vaksin di Kabupaten Bogor kian menipis.

Baca Juga  Permudah Warga, TNI Gelar Vaksinasi Drive Thru di Tol Jagorawikni

“Karena kita sama-sama terus berkoordinasi, vaksin yang ada kita pakai dulu dan kita kumpulkan. Sekarang kita ada 2.000 buat hari Senin (besok,red). Kita juga tidak menyimpan vaksin yang kedua. Sekarang kita ada yang pertama kita kasih dulu, nanti yang kedua kita tunggu lagi. Yang penting jadwal yang kedua kita tidak tertunda,” kata dia.

Apalagi, lanjut Ade Yasin, ia menargetkan 1,2 juta penduduk dapat menerima vaksin hingga akhir Agustus. Dimana 20 persen dari jumlah penduduk harus sudah menerima vaksin.

“Sekarang target vaksinasi sudah mencapai 740 ribuan, kita ngejar dari bulan juli dari 400 ribuan dan sekarang 740 ribuan,” paparnya.

Selain itu, ia juga optimis jika target vaksinasi bakal tercapai tepat waktu. Apalagi vaksinasi di Kabupaten Bogor dilaksanakan seminggu sekali yang diselenggarakan kecamatan, dengan sasarannya satu kecamatan 2.000 orang.

Baca Juga  Semangat Kartini di Tahun Politik

“Berarti untuk satu kali itu 80.000, lalau dikalikan dua jadi 160.000. Itu belum ditambah vaksinasi massal yang di stadion pakansari, begitu juga puskesmas atau fasyankes. Jadi target saya 1,2 juta sampai Agustus,” pungkasnya. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *