Imbas PPKM Level 4 Di Kabupaten Bogor, Omzet Merosot PHRI Ngadu ke Dewan

by -

Sejumlah pelaku pariwisata yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bogor, Senin (2/8). Mereka datang untuk mengadukan nasib usahanya yang terkena dampak PPKM Level 4.

KETUA PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo, menga­takan, sejak diterapkannya PPKM Darurat serta PPKM level 4, penghasilan sejumlah hotel anjlok. Belum lagi ba­nyak pengelola hotel yang tidak mempu membayar ke­butuhan operasional, seper­ti membayar listrik, gaji ka­ryawan serta kebutuhan lain­nya.

“Mau ada pemasukan dari mana ketika PPKM ini se­muanya dibatasi hingga pe­masukan turun drastis, se­mentara kebutuhan opera­sional tetap berjalan,” katanya.

Budi berharap pemerintah berpihak pada pelaku jasa pariwisata. Sehingga sektor pariwisata bisa pulih kem­bali di tengah keterpurukan yang sedang dialami. Dengan dibukanya hotel, maka diang­gap tidak akan berdampak besar terhadap pengunjung dan paparan virus Covid-19.

Baca Juga  Ketua KPJ tak Bisa Bertemu Kuasa Hukum

“Hotel dan restoran ini kan sudah melakukan protokol kesehatan, CHSE sudah dija­lani dan pegawainya sudah divaksin. Jadi berkunjung seharusnya sudah aman. Orang-orang kan nggak be­rani datang kalau hotelnya nggak menerapkan prokes,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal, mengung­kapkan, DPRD akan me­nyurati Bupati Bogor, Ade Yasin, untuk memper­timbangkan regulasi bagi sektor pariwisata yakni per­hotelan dan restoran di masa pandemi Covid-19. “Kami segera bersurat ke bupati untuk memberikan pelonggaran bagi sektor per­hotelan dan restoran,” kata­nya.

Ia menuturkan, hotel dan restoran memiliki regulasi yang beriringan dengan pe­raturan pemerintah, sehing­ga dibutuhkannya regulasi khusus untuk pelonggaran di masa pandemi ini. “Saya sepakat jika peraturan bu­pati itu dibuat khusus ter­kait hotel. Sebab, hotel ini punya aturan tersendiri, tidak seperti vila dan lain­nya,” paparnya.

Baca Juga  Layani Makan di Tempat, 9 Tempat Usaha di Bogor Ditutup

Apalagi, pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor bela­kangan mulai landai dan ke­terisian bed rumah sakit mu­lai berkurang. “Rumah sakit sudah longgar dan PPKM level 4 ini akan kita evaluasi. Sebab, rumah sakit yang men­jadi salah satu patokan lan­dainya kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor,” ungkapnya. (mam/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.