Margarito Minta Oknum ASN Diduga Palsukan AJB Diproses Hukum

by -

METROPOLITAN – Ter­kait dugaan pemalsuan AJB tanah yang dilakukan salah seorang oknum ASN Staf Trantib Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi, sampai saat ini belum ada penindakan dari Dinas BKPPD terhadap oknum ASN tersebut.

Menanggapi hal ini, Pakar Hukum Tata Negara, Mar­garito Kamis, angkat bicara. Margarito menjelaskan, tindakan melawan hukum tersebut harus dilakukan pemeriksaan oleh penegak hukum, khususnya kepoli­sian dan diproses di pera­dilan agar mendapatkan sanksi hukum yang pasti atas perbuatannya. ”Penegak hukum harus melakukan proses hukum terhadap ok­num tersebut sesuai undang-undang dan harus adil. Lebih bijaknya menunggu hasil putusan peradilan (pengadilan, red) atas per­buatan melawan hukum yang dilakukan oknum ASN ter­sebut,” terang Margarito kepada Metropolitan, baru baru ini.

Baca Juga  Anggota Dewan Perusak Aset Negara Bisa Dipidana

“Di luar proses hukum pi­dana yang disangkakan pada oknum ASN mengacu Peraturan Pemerintah Nomor 53 tentang kode etik pro­fesi. Pihak inspektorat dan instansi terkait harus me­meriksa oknum ASN terse­but. Jangan sampai ada pertimbangan secara pri­badi ketika hendak menegak­kan hukum. Agar menjadi objektif, oknum ASN itu harus diperiksa di majelis (inspektorat dan BKPPD, red),” tegasnya.

Sementara itu, salah seo­rang korban pemalsuan AJB tanah, Aip Rusdiyani, menga­ku telah merasa tertipu atas pembuatan AJB yang dila­kukan salah satu oknum staf trantib Kecamatan Jati Asih. ”Saya merasa tertipu, ka­rena surat kepemilikan tanah atau AJB yang dibuat oknum tersebut. Karena ulah ASN itu, saya dan istri saya jadi punya masalah dengan hu­kum,” terangnya.

Baca Juga  Anggota Dewan Perusak Aset Negara Bisa Dipidana

Diduga, pembuatan AJB tersebut dilakukan salah seorang oknum staf trantib dengan luas tanah 325 me­ter persegi di Blok Padurenan, Kelurahan Jati Luhur, Keca­matan Jati Asih, Kota Be­kasi. Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyeli­dikan Satuan Unit Reskrim Polsek Jati Sampurna.

Terpisah, Staf Trantib Pol PP Kecamatan Jati Asih, Sai­ful Anwar, menjelaskan, terkait adanya dugaan pe­malsuan dalam pembuatan AJB tanah atas nama Aip Rusdiyani saat ini sudah masuk Polsek Jati Sampur­na, Kota Bekasi.

Saiful juga mengaku telah dipanggil pihak kepolisian. “Saya sudah ditanya oleh penyidik waktu itu,” katanya. (tob/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *