Naik Angkot di Bogor Bakal Dicek Sertifikat Vaksin

by -
ILUSTRASI. (ist)

METROPOLITAN.id – Setelah kebijakan masuk mal mesti menyertakan bukti vaksin, giliran penumpang angkutan umum di Kota Bogor yang akan dilakukan pengecekan serupa. Rencannya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor berencana menerapkan pengecekan sertifikat vaksin kepada masyarakat pengguna angkutan umum di Kota Bogor.

Nantinya, bila saat pengecekan ada warga yang kedapatan belum mendapat vaksinasi, akan diarahkan ke berbagai sentra vaksin di Kota Bogor.

Meskipun, saat ini hal itu belum bisa diterapkan di Kota Bogor lantaran penerapan pengecekan sertifikat vaksin di angkutan umum bisa diterapkan setelah wilayah aglomerasi Jabodetabek setara dalam konsep persentasi vaksinasi.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Eko Prbowo, pihaknya memiliki rencana untuk menerapkan pengecekan sertifikat vaksinasi diangkutan umum.

Baca Juga  Jenazah Covid-19 Membeludak, Pemkot Bekasi Tarik Hibah Ambulans

Ia juga mengaku pun sudah mendapat arahan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor untuk menerapkan kebijakan tersebut.

“Dengan arahan Forkopimda itu, nanti ada kearah sana kalau capaian vaksinasi di Kota Bogor sudah mencapai 70 persen dan harus sesuai data dari Dinkes (Dinas Kesehatan, red) dan Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, red). Tapi sementara belum bisa diterapkan di kita,” katanya kepada Metropolitan id, Selasa (31/8).

Di sisi lain, meskipun saat ini Pemkot Bogor tengah mengebut proses vaksinasi, yang diikuti penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 3, Kota Bogor masih menerapkan kebijakan Ganjil Genap di sebagian wilayah Kota Bogor. Meskipun Ganjil Genap kali ini berbeda dengan gage yang sebelumnya.

Baca Juga  Angkot Bodong Beroperasi Di Bogor

“Sejauh ini kalau dilihat sektornya 24 jam dan diatur dengan menggunakan pola F yang dikembangkan Polresta Bogor. Pola F yang dimaksudkan adalah titik ganjil genap itu mendekat dengan lokasi sentra vaksin.” ujar Danjen, sapaan karibnya.

Sehingga petugas yang terlibat di lapangan lebih dioptimalkan untuk memasifkan vaksinasi covid-19 di Kota Bpgpr.

“Pola F itu mendekatkan pelaksanaan gage di sektor sentra vaksin. Jadi, warga yang belum vaksin dibelokan ke sentra vaksin agar melakukan vaksinasi,” terang dia.

Ia mencontohkan, Pola F yang diberlakukan dengan melakukan penyekatan Ganjil Genap sesuai dengan tanggal. Apabila ada kendaraan yang melanggar akan diarahkan ke sentra vaksin untuk diperiksa apakah sudah melakukan vaksinasi Covid-19 atau belum.

Baca Juga  Duit Pungli Capai Rp3,2 Miliar

“Sebelumnya dicek dlu KTP-nya, ini khusus untuk yang ber-KTP Kota Bogor,” lebih jelas dia.

Soal vaksinasi itu sendiri, kata dia, Pemkot Bogor menargetkan awal September ini sudah mendekati herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Minimal awal September sudah 70 persen yang sudah divaksin),” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *