Pemkab Bogor Siap-siap Gelar Vaksinasi Massal untuk Anak dan Remaja

by -
ILUSTRASI

METROPOLITAN.id – Usai menyasar Tenaga Kesehatan (Nakes), lansia serta masyarakat umum. Pemerintah Kabupaten Bogor kini sedang mempersiapkan vaksinasi massal kepada anak remaja dalam waktu dekat ini.

Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin mengatakan, jika anak-anak masuk kedalam kategori rentan terkena penularan covid-19. Sehingga dibutuhkan penanggulangan agar anak-anak tidak terpapar covid-19.

“Vaksin untuk anak remaja sebentar lagi mulai karena anak-anak juga rentan tepapar. Apalagi di bogor ini sudah ribuan anak yang terpapar, jadi kita pun harus segera mengantisipasinya,” kata Ade Yasin.

Dalam vaksinasi massal anak remaja nanti, lanjut Ade Yasin, pihaknya tidak akan menyatukan anak-anak dengan orang dewasa atau masyarakat umum. Sehingga satgas covid-19 pun akan menyelenggarakan vaksinasi khusus anak remaja.

Baca Juga  Kasus Penemuan Pria Bersimbah Darah, Polisi Tangkap Pelaku

“Nanti kita bikin vaksinasi massal khusus anak-anak remaja dan tidak dicampur dengan pekerja,” paparnya.

Dengan dicanangkannya vaksin kepada anak, Ade Yasin mengaku jumlah target vaksinasi di Kabupaten Bogor tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Karena pada awal vaksinasi dirinya menargetkan 1,2 juta orang atau 20 persen dari jumlah penduduk untuk menerima vaksin.

“Kita sedang rumuskan, apakah nanti masuk kedalam target 1,2 juta penduduk atau kita tambah targetnya untuk anak remaja ini,” kata Ade.

Sebelumnya, ribuan anak di Kabupaten Bogor terpapar Covid-19. Berdasarkan data Satgas Covid-19 pada 20 Juni 2021, terdapat 1.230 anak dengan rentang usia 0 hingga 5 bulan yang dinyatakan positif corona.

Baca Juga  Ini Target Irfan Darajat Sebagai Ketua Barjab Kabupaten Bogor Dari Rangkul Hingga Cerdaskan Kaum Milenial

Sementara 2.994 anak dengan usia 6-19 tahun juga dinyatakan positif corona. Itu artinya 21,6 persen pasien Covid-19 mayoritas masih berstatus anak hingga remaja.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Adang Mulyana mengatakan, meskipun kasus corona masih didominasi usia produktif, namun tingkat keterpaparan Covid-19 pada anak perlu diwaspadai.

“Untuk kesembuhannya sekitar 95 persen, tapi ada juga kasus kematian, 0,5 persen dari kasus keseluruhan,” ujar Adang.

Menurut Adang, mayoritas anak yang positif corona berawal dari pasien Covid-19 dewasa yang ada di dalam rumah tersebut.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, 50 persen kasus corona terjadi pada orang dengan usia produktif 20-40 tahun. (mam)

Baca Juga  Empat Pimpinan DPRD Tunggu SK Gubernur

Leave a Reply

Your email address will not be published.