Polisi, TNI dan Satgas Diminta Razia ke Mal dan Restoran

by -

METROPOLITAN.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, mengikuti Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat secara virtual dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Ruang Rapat 1 Setda Kabupaten Bogor, Jumat (27/8).

Rapat juga dihadiri Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Syukur Hermanto, Kapolres Bogor AKBP Harun, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina, dan Perwakilan Satpol PP.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, kolaborasi antara pemerintah dengan TNI-Polri sangat berpengaruh dalam mendorong percepatan vaksinasi Covid-19. Bahkan target di tanggal 28 Agustus ini, Jawa Barat bisa mencapai di atas 40 ribu vaksinasi.

Baca Juga  Menang Telak, Petahana Nahkodai DPP HA IPB 2021-2025

Vaksin juga sudah menjadi syarat masuk ke pusat perbelanjaan. Namun, meski sudah divaksin bukan berarti akan terbebas dari paparan Covid-19. Ridwan Kamil meminta TNI, Polri dan Satgas Covid-19 melakukan razia ke mal dan restoran sebagai langkah skrining awal.

“Saya kemarin rapat dengan Pak Luhut bahwa sudah ada kebijakan masuk pusat perbelanjaan dengan menggunakan kartu vaksin. Sudah divaksin bukan berarti tidak terpapar Covid-19. Untuk itu saya minta Polda Jabar, TNI dan Satgas Covid-19 untuk melakukan razia ke mal dan restoran sebagai skrining awal,” ujarnya.

Ridwan Kamil menegaskan, meskipun Covid-19 sudah melandai, disiplin protokol kesehatan harus ketat dilakukan.

“Jadi jangan kendor prokes disiplin, pakai masker dan kewaspadaannya. Saya juga mengapresiasi Polda, Kodam Jaya atas kerja kerasnya sehingga keterisian rumah sakit (BOR) turun signifikan di Bodetabek sehingga berada di angka 18 persen,” ungkapnya.

Baca Juga  Satpol PP Babat Habis Spanduk Liar

Sementara itu, Pangdam Siliwangi, Mayjen TNI Agus Subiyanto menerangkan, saat ini pihaknya masih melaksanakan vaksinasi reguler yang beroperasi di 39 pos. Setiap harinya, vaksinasi ini bisa mencapai 1.000 sampai 2.000 vaksinasi dengan antusiasme masyarakat Bandung yang sangat tinggi.

“Kemarin saya dari Cirebon dan Kuningan, alhamdulillah di sana 1 pos itu bisa 1.000 sampai 2.000 vaksinasi, jadi memang antusias masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. Kemudian kalau saya hitung kebutuhan vaksin tiap Kodimnya itu minimal 10.000 dosis, kalau saya pegang 24 Kodim berarti saya butuh minimal 240.000 dosis untuk satu minggunya,” ujarnya.

Pihaknya juga akan menggelar vaksinasi tenaga pendidik dan pelajar melalui program serbuan vaksin di Kebun Raya Bogor. Rencananya, akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo yang sekaligus melaksanakan olahraga pagi.

Baca Juga  Masih Sepi, Aplikasi PeduliLindungi Bikin Warga Bogor Malas Ngemal

“Presiden RI juga akan berkomunikasi dengan para kepala sekolah dan guru, sehingga apa yang menjadi kendala di sekolah bisa disampaikan kepada Presiden. Kita juga akan terus berkolaborasi dengan instansi lain untuk pencapaian percepatan vaksin dalam merujuk herd immunity,” jelasnya. (*/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *