Tegakkan PPKM Level 4, Sembilan Tempat Usaha Ditutup

by -

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menutup sementara sembilan tempat usaha di wilayahnya. Tempat usaha berupa restoran, kafe dan sejenisnya itu ditutup sementara, karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

ADAPUN kesembilan tem­pat usaha yang ditutup se­mentara di antaranya Kedai Soto Rayahu di Jalan Pajajaran Indah 5, Two Stories di Jalan Pajajaran Indah 5 dan VJS Cafe di Jalan Pajajaran Indah 5, Kemudian Kopi Nako di Jalan Pajajaran Indah 5, Bebek Slamet di Jalan Pajajaran In­dah 5, Kawan Baru di Jalan Pajajaran Indah 5. Selanjutnya, Pastaboom di Jalan Pajajaran Indah 5, True Color di Jalan Binamarga 2 dan terakhir Co.Choc di Jalan Binamarga 2.

Baca Juga  Ganjil Genap Kota Bogor Diperpanjang Sepekan ke Depan

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustiansyah, mengatakan, penegakan aturan terhadap tempat usaha itu hasil pen­indakan pada 6-7 Agustus 2021. Sembilan kafe dan resto­ran terbukti melanggar aturan PPKM Level 4, sehingga dila­kukan tindakan penutupan sementara. “Pelanggaran yang dilakukan yakni melayani makan di tempat atau dine in di restoran dan kafe tersebut,” kata Agustiansyah, Minggu (8/8).

Atas hal itu, menurutnya, penutupan kafe dan rumah makan tersebut berlaku sam­pai PPKM selesai di Kota Bo­gor. “Sementara waktu tidak diperbolehkan membuka usahanya,” tegas mantan ca­mat Bogor Tengah ini.

Dalam kesempatan ini, Agus­tiansyah menjelaskan bahwa selama masa PPKM Level 4, kafe, restoran dan sejenisnya dilarang makan di tempat, kecuali delivery. Yang diper­bolehkan makan di tempat hanya Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan waktu 20 menit dan maksimal 3 orang.

Baca Juga  21.749 Kendaraan Diputar Balik dalam Ganjil Genap di Bogor

Agustiansyah mengimbau para pelaku usaha mematuhi dan menjalankan aturan se­suai Surat Edaran (SE) Wali Kota Bogor Nomor 440/3986-Huk-Ham tentang perpanjangan kedua PPK. Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Kota Bogor. (rez/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.