490 Ribu Sekolah Dapat Izin PTM Terbatas

by -

METROPOLITAN – Pem­berlakuan Pembatasan Ke­giatan Masyarakat (PPKM) di wilayah level 1 sampai 3 mem­buka kesempatan bagi satuan pendidikan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dengan izin dari pemerintah daerah.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Men­engah (Dirjen PAUD Dikdas­men), Kementerian Pendidi­kan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudri­stek), Jumeri, menyampaikan, dari 514 kabupaten/kota, 471 daerah di antaranya berada di wilayah PPKM level 1-3. Jika dihitung dari jumlah se­kolah yakni sebanyak 540 ribu sekolah, 91 persen di antaranya diperbolehkan melakukan PTM terbatas. “Jadi ada 490.217 sekolah yang diperbolehkan. Tapi kecepa­tan daerah dalam melakukan PTM terbatas sangat berva­riasi,” ungkapnya di kanal Youtube Kemendikbud RI, Minggu (12/9).

Baca Juga  Kota Bogor Bakal Gelar Uji Coba Sekolah Tatap Muka, Ini Catatan Wandik

Jumeri mengatakan, saat ini Provinsi Aceh menduduki peringkat teratas dalam PTM terbatas, yaitu sebanyak 81 persen. Secara nasional se­kolah yang sudah melakukan PTM terbatas berjumlah 50 persen dari jumlah sekolah yang sudah diizinkan mela­kukan PTM terbatas. Bertam­bahnya angka partisipasi PTM ini didukung satu tujuan yang sama, antara pemerintah dae­rah, pemerintah pusat, guru, peserta didik dan orang tua yakni agar sekolah bisa di­buka. “Kita sudah satu freku­ensi untuk segera membuka sekolah, untuk merelaksasi anak-anak kita, menolong anak-anak kita. Soal beda waktu membuka ini hanya soal perbedaan pertimbangan daerah,” tuturnya.

Adapun Kepala Dinas Pen­didikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi, mengatakan, saat ini dari 4.073 lembaga pendidikan jenjang SMA, SMK dan SLB di Jawa Timur sudah 3.944 lembaga atau 96,83 per­sen yang melakukan PTM terbatas. Sedangkan dari jum­lah siswa sebanyak 1.226.536 orang, 1.085.781 di antaranya sudah kembali ke sekolah.

Baca Juga  Minimnya Interaksi Jadi Hambatan Emosional Guru-Murid, Sekolah ‘Dipaksa’ Gelar PTM Terbatas

“Pembelajaran di sekolah dilakukan secara sif sesuai Inmendagri. Jadi, setiap kelas berisi maksimal 50 persen. Kalau untuk total keseluruhan jenjang yang melakukan PTM terbatas sebanyak 48,34 persen,” ujarnya. “Pendidikan tidak boleh berhenti dalam situasi apa pun. Mari kita dukung bersama PTM terbatas ini,” sambungnya. (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *