Ade Yasin Minta Aplikasi Peduli Lindungi Jadi Syarat WFO

by -
Bupati Bogor Ade Yasin

METROPOLITAN.id – Dalam perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, Bupati Bogor Ade Yasin mewajibkan para pegawai yang bekerja di sektor non esensial untuk memiliki aplikasi Peduli Lindungi yang menjadi salah satu syarat untuk bisa berkantor.

“Jadi bagi pegawai yang sudah divaksin, itu wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi untuk digunakan saat masuk dan keluar tempat kerja,” kata dia.

“Untuk sektor ini sudah mulai bisa Work From Office (WFO) maksimal 25 persen selama kebijakan PPKM ini berlaku,” sambung Ade Yasin.

Beberapa sektor non esensial yang kembali diizinkan beroperasi di antaranya adalah hotel, restoran, pusat kebugaran atau gym, ruang pertemuan atau ballroom dan kafe.

Baca Juga  Kebangetan, Kabel Lampu Penerang Jalan Dimaling Orang

Untuk hotel, Pemkab Bogor mewajibkan baik pegawai maupun pengunjung memiliki aplikasi Peduli Lindungi sebagai langkah skrining sebelum masuk ke dalam hotel.

“Kapasitas maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning dalam aplikasi peduli lindungi yang boleh masuk,” jelas Ade Yasin.

Dalam kebijakan itu pula, Pemkab Bogor juga mewajibkan para orang tua yang memiliki anak di bawah 12 tahun untuk melakukan skrining.

“Untuk anak ini, wajib menunjukkan hasil
hasil negatif antigen (h-1) atau pcr (h-2),” katanya.

Sementara untuk gym dan ruang pertemuan, Pemkab Bogor hanya memperbolehkan pengunjung maksimal 50 persen dengan kategori hijau dan kuning dalam aplikasi peduli lindungi yang boleh masuk.

Baca Juga  Hari Terakhir Ganjil Genap Kota Bogor: 2 Jam, 610 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

“Lalu untuk kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi dengan ketentuan protokol kesehatan yang ketat dan jam operasional pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 00.00 WIB, dengan kapasitas maksimal 25 persen,” pungkasnya. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.