Awas! Cuaca Ekstrem Intai Jabodetabek

by -

METROPOLITAN – Deputi Bidang Meteorologi, Gus­wanto, mengatakan bahwa tanda-tanda terjadinya cuaca ekstrem dapat mulai dirasakan masyarakat yang berada di wilayah Jabodetabek.

Ia mencontohkan telah ter­jadi hujan es yang disertai angin kencang di sekitar kota Depok yang menyebab­kan pohon tumbang serta menimbulkan beberapa ke­rusakan lainnya pada Selasa (21/9). “Kondisi dinamika atmosfer skala lokal yang tidak stabil dengan konekti­vitas yang cukup tinggi serta didukung adanya kondisi dinamika atmosfer skala re­gional yang cukup aktif ber­kontribusi pada pembentukan awan hujan, menjadi faktor pemicu potensi cuaca ekstrem tersebut,” kata Guswanto.

Berdasarkan analisis citra satelit, cuaca ekstrem terse­but terjadi karena adanya pertumbuhan awan cumu­lonimbus yang sangat aktif di wilayah Jabodetabek mu­lai siang hingga sore hari dan menyebabkan hujan dengan kategori sangat lebat.

Baca Juga  BPTJ Dan Aparat Kepolisian Turun Ke Jalan, Haduh... Masih Banyak Sopir Tambang Langgar Aturan

Ia melanjutkan, cuaca ekst­rem juga disebabkan feno­mena gelombang atmosfer yang teridentifikasi aktif di sekitar wilayah Indonesia, termasuk di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Fenomena gelombang at­mosfer itu adalah Madden Jullian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby Ekuato­rial yang aktif di sekitar wi­layah tengah dan timur In­donesia serta gelombang Kelvin yang aktif terjadi di sekitar wilayah Jawa dan Ka­limantan.

Guswanto menuturkan, MJO, gelombang Rossby Ekuato­rial dan gelombang Kelvin adalah fenomena dinamika atmosfer yang mengindika­sikan adanya potensi pertum­buhan awan hujan dalam skala yang luas di sekitar wilayah fase aktif yang dile­watinya.

Sepekan ke depan, ia me­negaskan, hampir sebagian wilayah Indonesia akan ber­potensi diguyur hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang. Daerah-daerah tersebut yaitu Riau, Sumatera Barat, Jambi, Beng­kulu, Sumatera Selatan, Lam­pung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga  Pedangdut Jatuh Hati ke Prabowo-Sandi

Daerah selanjutnya yang akan mengalami hal serupa adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kaliman­tan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Su­lawesi Utara, Gorontalo, Su­lawesi Tengah, Sulawesi Ba­rat, Sulawesi Selatan, Su­lawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. Ia mengimbau seluruh masyarakat mewas­padai cuaca ekstrem selama musim pancaroba untuk menghindari risiko korban jiwa akibat cuaca ekstrem. (sc/tob/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.