Bupati Bogor Ajak UMKM Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

by -

METROPOLITAN – Bupati Bogor, Ade Yasin, meminta Forum Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ber­kontribusi untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi. Sebab, pengembangan sektor terse­but diharapkan bisa menjadi tulang punggung pemulihan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap forum UM­KM bisa memaksimalkan program pemerintah untuk mendongkrak kualitas UMKM kita,” harap Ade Yasin.

Ia menyebut pengembangan UMKM masih mengalami banyak persoalan, dari mulai legalitas, kemampuan pro­duksi, hingga pemasaran.

“Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas dan memperluas akses UMKM. Contohnya saat diminta mem­buka Hypermart, saya men­syaratkan agar produk lokal bisa masuk dan mereka se­tuju,” tegasnya.

Namun, ia mengaku dari 129 produk yang diajukan, hanya 39 produk yang disetujui. Sebab, masih ada sejumlah produk yang belum memenuhi standardisasi.

Baca Juga  Lagi, Pemkot Bogor Relokasi PKL Dewi Sartika

“Makanya di sini kita mem­permudah proses perizinan, sertifikasi halal, dan akses permodalan. Bahkan, sampai membuka akses pemasaran digital dengan menggandeng platform market place ali­baba.com,” kata Ade.

Ia juga menyebut belum banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas ter­sebut.

Padahal, pemerintah setiap tahunnya dengan jumlah cukup besar.

“Saya minta forum UMKM dan juga Kabekraf men­dampingi mereka meman­faatkan fasilitas tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Forum UMKM, Hasan Haikal Thalib, mengatakan bahwa persoalan yang banyak dihadapi UMKM terkait pemasaran dan lega­litas.

“Ini persoalan klasik yang dialami pelaku UMKM. Untuk itu, kami akan ajukan ter­kait pendampingan UMKM,” katanya.

Haikal mengaku pihaknya juga menginginkan agar ada satu wadah yang bisa men­jadi tempat pelaku UMKM berkonsultasi untuk mening­katkan usaha mereka.

Baca Juga  2 Juta UMKM Dapat Bantuan Modal Rp2,4 Juta

“Harapan besar pemda membuat rumah konsultasi, sehingga UMKM bisa berkon­sultasi dan mendapat pem­binaan untuk meningkatkan usaha mereka,” harapnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi sektor UMKM terhadap se­rapan tenaga kerja sebesar 25,27 persen atau 592.089 orang dari total 2.342.939 angkatan kerja yang terserap. (rb/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *