Camping Ground Lembah Pinus Sajikan Bertenda di Ketinggian 1.030 Mdpl

by -

METROPOLITAN – Bogor menjadi surga bagi pengge­mar camping ground atau kemcer (kemping ceria). Di Timur Kabupaten Bogor, ba­nyak tempat nenda asyik buat keluarga, salah satunya Camping Ground Lembah Pinus di Ketinggian 1.030 mdpl. Lebih dingin dari Pun­cak.

Letaknya berada di pung­gung Gunung Pasir Ipis dengan luas 1 hektare, dekat Curug Cipamingkis dan Curug Ciherang. Wisatawan Camping Ground Lembah Pinus akan dimanjakan pemandangan indah dan udara dingin hingga minus 14 derajat jika dini hari. Sebab, ketinggian Lembah Pinus berada di 1.030 mdpl. Jauh lebih tinggi dari Gunung Mas, Puncak, Cisarua, yang hanya 870 mdpl.

Untuk berkemping ria di Camping Ground Lembah Pinus, wisatawan cukup mem­bawa pakaian salin dan mem­bayar Rp50 ribu satu orang per malamnya. Selain itu, wisatawan juga bisa berkun­jung ke Curug Lembah Pinus yang masih ‘perawan’.

“Bagi wisatawan yang ing­in kemping dan menikmati suasana hutan di Lembah Gunung Pasir Ipis, biaya penyewaan tendanya cukup bayar Rp50 ribu per orang, per malam. Kalau ingin meng­gunakan jasa pemandu untuk mandi di Curug Lembah Pi­nus, dikenakan biaya Rp10 ribu per orang, per trip,” terang TB Luthfie kepada wartawan, kemarin.

Selain mandi atau berenang di Curug Lembah Pinus, wi­satawan juga bisa berenang di kolam renang dekat lo­kasi pemasangan tenda, gra­tis. Sumber airnya langsung dari mata air pegunungan.

“Kolam renangnya sangat aman untuk anak-anak ka­rena tingginya hanya 30 me­ter. Airnya tanpa kaporit karena airnya terus mengalir dari sumber air Gunung Pa­sir Ipis,” sambungnya.

Mantan kepala Dinas Pen­didikan itu mengaku pihaknya menyediakan 34 buah tenda dengan berbagai ukuran. Total jumlah wisatawan yang bisa ditampung yaitu 140 orang.

“Lembah Pinus Camping bisa menampung hingga 140 wisatawan. Tendanya ada yang bisa menampung tiga orang, lima orang, dan mak­simal delapan orang. Selain itu, kalau untuk makan, wi­satawan juga tidak perlu re­pot karena kita juga ada kafe di samping lokasi kemping,” jelas TB Luthfie. (eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *