Coba Setubuhi Penghuni Perumahan, Sekuriti di Bogor Diamankan Warga

by -

METROPOLITAN.id – Seorang sekuriti di salah satu perumahan yang ada di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, YR harus berurusan dengan warga sekitar.

YR diamankan warga lantaran kedapatan mencoba mensetubuhi salah satu penghuni perumahaan di tempatnya bekerja, RM pada Selasa (28/9) dini hari.

Informasi dihimpun, aksi bejat yang dilakukan YR ini terjadi sekitar pukul 04:00 WIB. Di mana pada saat kejadian, korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga ini tengah terlelap tidur di kediamannya sendiri.

Sementara, kondisi pintu utama rumah korban dalam keadaan tertutup tidak terkunci dan pintu kamar korban yang berada di lantai dua sedikit terbuka.

Kemudian, tiba-tiba korban terkaget saat menyadari ada orang tidak dikenal masuk ke dalam kamarnya.

Baca Juga  Bima Arya Ramal Status PPKM Wilayah Aglomerasi Jabodetabek Naik ke Level 3

“Jadi pada saat tertidur tersebut korban terbangun dan kaget karena daster yang dipakainya ada yang membuka atau mengangkat oleh seseorang dengan memakai jaket warna hitam,” kata Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar kepada wartawan, Rabu (29/9).

“Korban kemudian berteriak dan sempat terjadi tarik menarik daster sehingga sedikit robek,” sambungnya.

Karena mendapatkan perlawanan, dilanjutkan Rachmat, YR melarikan diri dari kediaman korban. Sedangkan, korban mengalami trauma dan ketakutan yang selanjutnya menghubungi suaminya.

“Suami korban baru datang sekitar jam 6 pagi. Kemudian suaminya ini melaporkan kejadian yang dialami istrinya ke Danru Sekuriti perumahan tersebut,” ucap dia.

Tak lama, YR pun diamankan warga sekitar. Kemudian warga Kampung Tajur ini diinterogasi terkait perihal kejadian dugaan pemerkosaan tersebut.

Baca Juga  Soal Kasus Ade Yasin, Pengamat Hukum Duga Ihsan Jadi Korban Pemerasan BPK

“Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan Danru Sekuriti, YR ini mengakui telah masuk ke dalam rumah korban dan berniat akan melakukan perbuatan sexual kepada korban. Selanjutnya korban membuat laporan ke Polresta Bogor Kota,” imbuhnya.

Adapun saat ini, dilanjutkan Rachmat, kasus dugaan pemerkosaan tersebut sudah dalam tahap penyidikan pihaknya.

Sedangkan, dari kasus ini pihaknya telah mengamankan beberapa alat bukti berupa satu potong daster berwarna orange dengan motif bunga warna warni dalam keadaan robek milik korban.

Lalu, satu potong jaket berwarna hitam dan satu buah masker milik YR. Serta, keterangan dari beberapa para saksi yang mengetahui kejadian ini.

“(pelaku) Sudah diamankan. Saat ini kasusnya sudah dinaikan dari penyelidikan ke penyidikan,” ujarnya.

Baca Juga  Ciptakan Ekosistem Bisnis bagi Petani Millenial, Kementan gandeng Pemerintah Provinsi dan Kabupaten

Adapun atas perbuatannya, ditambahkan Rachmat, YR terancam dijerat dengan Pasal 25 Jo Pasal 285 KUHP dengan ancaman penjara maksimal selama 12 tahun. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.