Dua Proyek Fantastis Dicoret Dari Dewan, Ajuan Rp76 Miliar Gagal

by -

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bogor mencoret anggaran dua kegiatan proyek pembebasan lahan untuk jalan yang diajukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara Perubahan (PPASP) Tahun Anggaran 2021. Hal itu diungkapkan Ketua Banggar DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.

ATANG mengatakan, ada dua kegiatan pembebasan lahan yang dicoret dalam rencana perubahan anggaran 2021. Yakni exit tol Jagorawi dengan total anggaran yang diajukan senilai Rp39 miliar dan pembebasan lahan untuk Jalan Regional Ring Road (R3) sebesar Rp37 miliar. “Pembe­basan lahan exit tol Jagorawi di Kampung Sawah serta Jalan R3 juga belum siap. Kita akhir­nya sepakati bahwa di (APBD) Perubahan 2021 untuk kegia­tan lain,” katanya, kemarin.

Baca Juga  Proyek Kereta-Bandung Digarap 36 Bulan

Atang menjelaskan, angga­ran yang sedianya untuk pem­bebasan lahan R3 itu disepa­kati dialokasikan untuk ke­giatan perencanaan, penda­taan, pengukuran, sosialisasi hingga appraisal. Selain itu, pihaknya juga merekomen­dasikan kegiatan tersebut bisa selesai hingga Wangun-Jalan Tajur.

Hal serupa terjadi pada pem­bebasan lahan exit tol Jago­rawi. Anggaran juga dialoka­sikan untuk kegiatan peren­canaan dan sebagainya. Se­hingga untuk pembebasan lahan dapat dilaksanakan tahun depan. “Nanti di (APBD) murni didiskusikan lagi. Kalau tahapan-tahapannya sudah terpenuhi semua secara re­gulasi baru bisa dianggarkan di (APBD) murni 2022 atau (APBD) perubahan 2022,” terangnya.

Akan tetapi, pembebasan lahan Jalan R3 lebih prioritas terlebih dulu untuk disele­saikan dari yang ada saat ini, mulai dari Parungbanteng hingga Wangun. Setelah itu baru dilakukan pembebasan lahan untuk exit tol Jagorawi.

Baca Juga  Proyek Masjid Rp26 M Dinilai Janggal, Kadin Desak BPK Turun Tangan

“Intinya adalah dari sisi re­gulasi harus berjalan. Kedua, dari segi prioritas, kami me­mandang meneruskan Jalan R3 tembus sampai Ciawi dulu. Baru bisa selesaikan pembebasan lahan di sekitar R3. Salah satunya untuk exit tol Jagorawi guna memecah­kan arus lalu lintas ke Jalan Pajajaran,” jelas Atang.

“Itu pun kalau seandainya kebutuhan-kebutuhan pembangunan di wilayah, ter­masuk penanganan banjir, infrastruktur publik di wilayah sudah tertangani,” tuntas po­litisi PKS itu. (ryn/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *