Forum UMKM Minta Pemkab Bogor Hadirkan Rumah Konsultasi Disetiap Kecamatan

by -

METROPOLITAN.id – Imbas pandemi covid-19 masih dirasakan oleh sejumlah pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bogor. Hal itu membuat Forum Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor, meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat memberikan bantuan dalam bentuk Rumah Konsultasi disetiap kecamatan.

Ketua Forum UMKM Kabupaten Bogor Hasan Haikal Thalib menilai, jika bantuan yang diberikan Pemkab Bogor terhadap para pelaku usaha akan lebih terarah jika ada Rumah Konsultasi yang didirikan di setiap kecamatan.

Sebab, Rumah Konsultasi tersebut akan membuka apa yang sebenarnya persoalan yang terjadi yang dihadapi setiap pelaku UMKM di Kabupaten Bogor.

“Saat ini Pemkab Bogor luar biasa perhatiannya terhadap UMKM yang dinilai sebagai sektor untuk memulihkan ekonomi. Tapi menurut kami bantuan itu akan lebih terarah jika ada Rumah Konsultasi, agar bisa diketahui apa persoalan yang dihadapi UMKM,” kata Hasan.

Baca Juga  Perempuan Sebagai Pilar Demokrasi dan Pilar Domestik

Rumah Konsultasi tersebut akan sangat dibutuhkan baik oleh pemerintah maupun pelaku UMKM sendiri. Terlebih luas wilayah Kabupaten Bogor yang begitu luas.

“Dengan luas Kabupaten Bogor, ini menjadi persoalan kalau pemerintah atau pelaku UMKM mendatangi dan menyelesaikan persoalan. Tapi kalau asa Rumah Konsultasi semua bisa diadukan, di mediasi di setiap kecamatan. Tentu ini akan memudahkan,” paparnya.

Disamping itu, Rumah Konsultasi juga dinilai sebagai salah satu media untuk memberikan ruang kepada pelaku UMKM di Kabupaten Bogor untuk mengembangkan diri.

Hasan mengungkapkan, sejauh ini baru sekitar 40 persen pelaku UMKM di Kabupaten Bogor yang melek teknologi, mengembangkan pasarnya di dunia digital.

“Persentase tersebut kami ketahui setelah melakukan uji metode statistik terhadap pelaku UMKM. Kami lihat masih banyak yang belum terlatih, bahkan banyak yang belum menyadari akan besarnya pasar digital. Sehingga ini perlu pelatihan mendalam,” katanya.

Baca Juga  Kejar Target, Vaksinasi Harus Sampai ke Tingkat RT/RW

Apalagi, sambungnya, saat ini Kabupaten Bogor telah membeli domain alibaba.com untuk mengembangkan sayap pasar UMKM ke kancah dunia yang lebih luas.

“Ini yang harus dipikirkan, bagaimana caranya kita mengembangkan dengan maksimal kesempatan ini. Apalagi dunia digital dengan pasar yang luar biasa luas. Kami harap Rumah Konsultasi ini bisa diwujudkan,” kata Hasan.

Sementara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi sektor UMKM terhadap serapan tenaga kerja sebesar 25,27 persen atau 592.089 orang dari total 2.342.939 angkatan kerja yang terserap. Namun, pengembangan UMKM masih mengalami banyak persoalan dari mulai legalitas, kemampuan produksi hingga pemasaran.

Bupati Ade Yasin menilai, domain alibaba.com yang saat ini menjadi bagian harus bisa dimanfaatkan sangat baik oleh para pelaku UMKM. Apalagi, Pemkab Bogor tidak gratis dalam mendapatkan domain tersebut.

Baca Juga  Pandemi Corona, Kades Laladon Luncurkan Program Berbagi

“Tapi belum banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Padahal kita bayar loh, Rp75 juta pertahun. Karena itu saya minta forum UMKM dan juga Kabekraf untuk mendampingi mereka memanfaatkan fasilitas tersebut,” ungkapnya. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.