Imbas Bangunan SDN Otista Mendadak Ambruk, Syarat Sekolah di Kota Bogor Gelar PTM Lebih Ketat

by -
Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menuturkan jika syarat sekolah di Kota Bogor yang ingin menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan lebih ketat.

Syarat ini diterapkan menyusul bangunan SDN Otista yang mendadak ambruk seketika pada Kamis (16/9) siang.

“Otomatis simultan, kita memverifikasi persiapan PTM itu tidak hanya subtansi termasuk sarana dan prasarana (Sarpras),” kata Hanafi.

“Karena betul memang kalau bangunan kosong itu cenderung akan mengurangi kekuatan dan sebagainya, maka kita sekaligus memeriksa kondisi fisik dan sebagainya,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini Hanafi juga mengakui tidak menutup kemungkinan bangunan beberapa sekolah yang ada di Kota Bogor masih ada yang seperti SDN Otista, rusak dimakan waktu.

Baca Juga  Kartu Sakti Mudahkan Masyarakat Akses Koleksi Perpusnas

Untuk itu, selain kesiapan menenuhi Prokes, kelayakan bangunan sekolah menjadi salah satu syarat wajib yang dipenuhi sekolah untuk bisa menggelar PTM.

“Ya memang tidak menutup kemungkinan beberapa sekolah masih ada yg seperti ini, tapi mudah-mudahan tidak (ada lagi) lah,” bebernya.

“Tapi nanti dilihat bagaimana untuk kita bisa melakukan penilaian layak atau tidak sebuah bangunan,” ujar Hanafi.

Sebelumnya, bangunan SDN Otista di Jalan Otto Iskandardinata no 78, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur mendadak ambruk seketika pada Kamis (16/9) siang.

Padahal saat kejadian cuaca di wilayah Kota Bogor tidak tengah dilanda cuaca buruk, baik angin maupun hujan.

Informasi yang dihimpun Metropolitan.id, kejadian bangunan SDN Otista ambruk ini berlangsung begitu cepat sekitar pukul 11:48 WIB.

Baca Juga  BBPP Batangkulu Gembleng Puluhan Penyuluh, dari Maluku sampai Papua

Di mana, pada saat kejadian kebetulan Kepala Sekolah beserta beberapa para guru sedang melaksanakan piket di sekolahan.

Kepala Sekolah SDN Otista, Siti Meisyafah menyebut bangunan lapuk jadi penyebab dua ruang kelas di SDN Otista ambruk secara mendadak.

“Memang sudah lapuk. Kepsek yang sebelumnya juga sudah melaporkan (ke Disdik),” kata perempuan yang akrab disapa Siti kepada wartawan, Kamis (16/9). (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.