Ingat! Harus Ada Petugas yang Mengawasi PTM

by -
ILUSTRASI: Salah seorang guru sedang mengawasi sejumlah siswa yang mengikuti PTM terbatas di SMPN 1 Bojonggede.

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memang telah menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Hal itu membuat Dirjen Paud Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), melakukan peninjauan langsung proses ujicoba PTM di SMP Negeri 1 Bojonggede.

Koordinator Penjaminan Mutu Pendidikan dan Kerjasama pada Kemendikbudristek, Katman menilai kesiapan sekolah dalam ujicoba PTM di sekolah tersebut secara keseluruhan sudah dalam keadaan baik. Hanya saja, dia meminta pihak sekolah untuk tak hentinya memperhatikan dan memperketat protokol kesehatan.

“Kondisinya sudah cukup mendukung ya, kemudian siswanya juga dari sisi kepatuhan dan ketertiban terhadap protokol kesehatan yang baik, yang punya semangat untuk di PTM. Saya kira walaupun pun sudah berjalan baik, tetapi tetap harus ada ingatan setiap waktu setiap saat agar tetap selalu mematuhi protokol kesehatan,” kata Katman.

Baca Juga  Bima Arya Minta Operasional Wisata Malam Kebun Raya Bogor Distop

Khusus di lingkungan sekolah, Katman meminta adanya petugas khusus yang mengawasi jalannya PTM. Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Di samping itu, ia menegaskan jika pelaksanaan PTM sekolah harus sudah berdasarkan verifikasi dari tim Satgas Penanganan Covid-19. Sebab, persetujuan tersebut mengacu pada aturan petunjuk teknis (juknis) untuk keamanan saat PTM berlangsung.

“Kalau sekolah mampunya 30 persen PTM ya jangan dipaksakan 50 persen. Semua tergantung kondisinya. Jangan memaksakan,” jelas Katman.

Sementara, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bojonggede, Tri Rahayu mengatakan, kesiapan pihaknya dalam melaksanakan PTM tidak terlalu berat dilakukan.

Sebab, pada uji coba PTM pertama, pihaknya sudah pernah melakukan semua persiapan. Termasuk sarana dan prasarana pendukung untuk keberlangsungan PTM di tengah Pandemi Covid-19 seperti ini.

Baca Juga  Sudah Pekan Kedua September, Kota Bogor Batal PTM? Kadisdik : Tunggu Keputusan Wali Kota

“Jadi dari pengalaman sebelumnya, kami wajibkan siswa dan semua yang terlibat di sekolah untuk mencuci tangan sebelum masuk. Membawa hand sanitizer sendiri, dan membawa makanan sendiri. Karena kantin belum kami buka,” ungkapnya. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *