IPB Nobatkan Ade Yasin sebagai Ibu Pembangunan Desa

by -

METROPOLITAN – Institut Pertanian Bogor (IPB) Uni­versity menyebut peran Bu­pati Bogor Ade Yasin dalam upaya membangun desa sangat luar biasa. Mulai dari program padat karya Satu Miliar Satu Desa (Samisade) hingga program Sekolah Pe­merintahan Desa (SPD).

Hal itu disampaikan Wakil Kepala LPPM Bidang PM IPB University yang juga peng­gagas SPD Sofyan Sjaf saat memberi sambutan pada acara Opening Ceremony SPD, di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (13/8).

”Ibu Bupati ini sangat luar biasa. Dengan program Sa­misade dan dimulainya SPD, maka saya rasa kita pantas menyebut beliau sebagai Ibu Pembangunan Desa,” ujar Sofyan Sjaf, yang juga penu­lis buku Data Desa Presisi (DDP) tersebut.

Akademisi IPB University itu mengatakan bahwa nanti­nya DDP akan menjadi bahan praktikum pada SPD.

Baca Juga  PMI Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran

SPD bertujuan meningkat­kan percepatan pembangu­nan di wilayah Kabupaten Bogor. Yakni dengan menu­gaskan staf pemerintahan desa untuk dibina secara teori dan teknis mengenai tata kelola pemerintahan yang baik. Output kegiatan SPD akan menghasilkan DDP, yang dapat dijadikan acuan untuk perencanaan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor.

Di saat yang sama, Tim Per­cepatan Pembangunan Ka­bupaten Bogor Saepudin Muhtar alias Gus Udin men­gatakan bahwa sangat tepat jika Ade Yasin disebut seba­gai Ibu Pembangunan Desa. Sebab, ia punya strategi ba­gaimana percepatan pembangunan desa.

”Saya sepakat jika Ade Yasin didaulat sebagai Ibu Pembangunan Desa. Karena ia memiliki empat strategi percepatan pembangunan desa yang tertuang dalam Pancakarsa,” kata Gus Udin.

Baca Juga  Keren! Mahasiswa IPB Raih Juara III cabang Atletik

Kandidat Doktor Ilmu Po­litik UIN Jakarta itu menja­barkan empat strategi terse­but. Pertama, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui SPD. Kedua, mening­katkan ekonomi melalui pen­guatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Festival Wisata Desa. Ketiga, mening­katkan infrastruktur melalui program Samisade. Dan ke­empat, penuntasan program jembatan rawayan serta me­ningkatkan digitalisasi desa melalui program DDP dan Lomba Video Profil Desa. (eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *