Jadi Penyangga Ibu Kota, Remaja di Bogor Banyak yang Jadi Pengguna Tembakau Sintetis

by -
Direktur Ditresnarkoba Polda Jabar, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat

METROPOLITAN.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat mengungkapkan jika peredaran narkoba di Kabupaten Bogor cukup tinggi. Bahkan beberapa tahun terakhir pengguna narkoba khususnya jenis tembakau sintetis rupanya sedang marak digunakan oleh para remaja.

Hal itu mengingat karena Kabupaten Bogor merupakan salah satu daerah yang menyangga ibu kota Jakarta.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, sebagai penyangga ibu kota Kabupaten Bogor ini dianggap memiliki resiko yang cukup besar dalam peredaran narkoba. Sebab, lanjut Rudy, tak sedikit bandar narkoba yang memasarkan barang haram itu di Bogor.

“Jika dibandingkan dengan kota-kota besar lainnya memang relatif lebih kecil,” kata dia.

Baca Juga  Pesan dan Pantun Kang Emil

Selain menjadi penyangga ibu kota, Rudy menjelaskan Kabupaten Bogor ini memiliki perbatasan dengan beberapa kota seperti Depok, Tanggerang, Cianjur, Sukabumi, Banten dan beberapa yang lainnya. Sehingga rentan terjadi peredaran narkoba antar kota.

Seperti yang terjadi akhir-akhir ini pihaknya berhasil mengungkap peredaran tembakau sintetis. Bahkan pihaknya mengamankan beberapa bahan baku untuk membuat tembakau sintetis tersebut.

“Seperti dari 11 tersanka yang diamankan, itukan dari beberapa kota yang berbatasan dengan bogor. Sehingga kita pun harus benar-benar melakukan antisipasinya,” paparnya.

Rudy juga menjelaskan jika akhir-akhir ini banyak anak remaja yang ikut serta menyalahkan gunakan narkoba. Khususnya tembakau sintetis yang saat ini sedang digandrungi, hal itu sebab mudahnya bahan baku yang didapat sehingga ketersedian tembakau sintetis tersebut cukup banyak.

Baca Juga  PKL Jambu Dua Bogor Ditertibkan Satpol PP, Pedagang : Kami Sakit Hati

“Berbeda dengan narkoba jenis lainnya yang membutuhkan proses dalam produksinya,” kata Rudy.

Ia juga menambahkan pengguna tembakau sintetis ini dari tahun ke tahun kerap mengalami peningkatan. Hal itu terungkap setelah pihaknya melakukan kesejumlah pengedar. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published.