Jangan Lengah, Ini Permintaan Presiden Jokowi di tengah Tren Penurunan Kasus Covid-19

by -

METROPOLITAN.id – Kasus aktif Covid-19 di Indonesia terus membaik hingga berada di bawah 100 ribu kasus. Meski demikian, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya tidak lengah dan terus menjaga momentum penurunan kasus ini.

Permintaan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat terbatas bersama  Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Terbatas (ratas) mengenai Evaluasi PPKM, Senin, (13/9) malam.

“Arahan Bapak Presiden dalam ratas tadi adalah bahwa momentum penurunan kasus (aktif) yang sudah kurang dari 100 ribu ini agar terus dijaga. Masyarakat diminta terus waspada, jangan euforia karena angka kasus turun,” ujar Menko Airlangga.

Menurutnya, kasus Covid-19 saat ini masih naik turun dan sulit diprediksi, begitu juga dengan variannya.

Baca Juga  Sebulan Jokowi Ngantor di Istana Bogor

Untuk itu, pemerintah terus meningkatkan koordinasi antara kementerian dan lembaga untuk mencegah masuknya varian baru virus Covid-19 baik melalui jalur darat, laut, dan udara.

“Koordinasi antarkementerian sangat diperlukan, dan Bapak Presiden meminta agar pos-pos perbatasan terus dijaga,” ungkapnya.

Menko Airlangga menjelaskan, peningkatan laju vaksinasi di seluruh daerah juga terus didorong pemerintah. Presiden Jokowi memerintahkan agar stok vaksin yang mencapai sekitar 41 juta dosis di seluruh Indonesia segera dihabiskan untuk vaksinasi dosis pertama.

“Kemudian distribusi (vaksin) ke depan (difokuskan) kepada kabupaten/kota yang capaian vaksinnya di bawah 20 persen,” terang Menko Airlangga.

Di samping itu, ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus menerapkan PPKM sebagai instrumen untuk pengendalian pandemi. Namun, level PPKM di setiap daerah akan disesuaikan dengan hasil asesmen terhadap daerah tersebut.

Baca Juga  Ratusan Penyandang Disabilitas Tagih Janji Jokowi

“Bapak Presiden kembali menekankan bahwa PPKM ini akan terus berlaku selama pandemi ada. Pemerintah akan terus menerapkan PPKM (di daerah) sesuai dengan levelnya masing-masing dan menyesuaikan pada kondisi-kondisi daerah, dan berlaku sesuai hasil rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden setiap minggunya,” pungkas Menko Airlangga. (*/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *