Jawaban Soal Kota Bogor Izinkan THM Beroperasi Berubah: Tadi Boleh, Sekarang Enggak Boleh

by -

METROPOLITAN.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menarik kembali jawaban soal Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Bogor yang sudah diizinkan beroperasi saat ini.

Menurut Kabid Gakumdu Satpol PP Kota Bogor, Asep Permana, izin operasional THM di Kota Bogor hingga saat ini belum dikeluarkan.

“Yang boleh buka saat ini hanya kafe resto dengan pembatasan-pembatasan yang tertuang dalam SE wali kota. Untuk karaoke belum diizinkan,” katanya kepada Metropolitan.id, Selasa (14/9) malam.

Namun, jawaban Asep berbanding terbalik dengan pernyataan ia sebelumnya. Pada saat ditanya kapan THM sudah diizinkan beroperasi.

“Sebenarnya sudah diizinkan beroperasi sejak status Kota Bogor turun ke Level 3,” kata Asep Permana, Selasa (14/9) siang.

Baca Juga  Dinkes Siap Garap Perda Penanggulangan Penyakit Menular

Tak hanya menarik jawaban. Pada kesempatan ini Asep juga mencoba meluruskan terkait penyebutan THM. Sebab, di Kota Bogor ia mengklaim tidak ada yang namanya THM, yang ada hanya kafe resto dan karaoke keluarga.

“Di Kota Bogor gak ada yang namanya THM atau tempat hiburan malam ya. Yang ada cafe resto dan karaoke keluarga,” ucapnya.

“Bahasa THM itu keluar dari kalangan penikmat atau pengunjungnya aja,” ujar Asep Permana.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan mengizinkan Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayahnya dapat beroperasi kembali.

Keputusan ini diambil menyusul Kota Bogor berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

“Sebenarnya sudah diizinkan beroperasi sejak status Kota Bogor turun ke Level 3,” kata Kabid Gakumdu Satpol PP Kota Bogor, Asep Permana, Selasa (14/9).

Baca Juga  Ikuti Kabupaten, Kota Bogor Perketat Mobilitas Masyarakat di Akhir Pekan

Meski demikian, menurut Asep, THM-THM ini beroperasi tidak secara penuh. Melainkan masih ada pembatasan baik pengunjung hingga jam operasional.

Seperti, pengunjung hanya diizinkan 50 persen. Serta, jam operasional hanya sampai pukul 21:00 WIB.

“Pengunjung tetap dibatasi sama tetap melaksanakan Prokes. Kalau melanggar kita lakukan penindakan berupa segel,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *