Kasus Covid-19 Turun, Angka Kriminal di Bogor Malah Meningkat

by -

METROPOLITAN.id – Polresta Bogor Kota mencatat angka kriminal di wilayah Kota Bogor meningkat saat tren kasus Covid-19 di Kota Hujan menurun.

Hal ini terbukti hanya dalam rentan 24 Agustus hingga 22 September atau saat Kota Bogor ditetapkan turun status dari PPKM level 4 ke PPKM 3, jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil menetapkan sebanyak 15 orang sebagai tersangka.

“Kami berhasil mengamankan 15 orang tersangka di delapan TKP khususnya di wilayah Bogor Tengah, Barat, dan Kecamatan Tanah Sareal,” kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto saat melakukan press release secara terbuka di Mall BTM, Rabu (22/9).

Menurutnya, dari 15 tersangka yang telah diamankan tersebut berasal dari delapan tempat kejadian perkara (TKP), dengan dua jenis tindak kejahatan jalanan, yakni tawuran, dan pencurian dengan kekerasan (Curas).

Baca Juga  Ingat! Harus Ada Petugas yang Mengawasi PTM

“Tiga orang masih DPO, tetapi dari 15 orang tersangka tujuh diantaranya masih di bawah umur,” ucapnya.

Dari tujuh tersangka pelaku tawuran, Polresta Kota Bogor mengamankan berbagai barang bukti sebanyak 34 senjata tajam berbagai jenis, dan dua stik golf dan satu unit motor turut diamankan karena merupakan hasil Curas.

“Tren selama PPKM level 3 meningkat, jika dibandingkan pada level 4 masih sedikit.Tapi Tim Kujang Polresta Bogor Kota aktif menjaga keamanan. Saya melihat eforia,” katanya.

“Ketika kegiatan masyarakat dilonggarkan, ada beberapa pemuda yang sengaja membuat rusuh, dan juga karena melihar situasi dilonggarkan, lebih banyak nongkrong, kegiatan wara wiri dan mencari musuh,” sambungnya.

Sedangkan modus para tersangka membawa, senjata tajam tanpa hak saat berkumpul dengan kelompoknya. Dari pengakuanya, mereka beralasan untuk jaga-jaga apabila ada yang lawan menyerang, dan memalak.

Baca Juga  Gelar Raker Bareng ATR/BPN dan SKPD Kota Bogor, DPRD: Masalah Aset Harus Segera Diselesaikan

Dhoni mengimbau agar masyarakat yang memiliki anak khususnya yang masih remaja agar di lakukan pengontrolan secara ketat.

“Mereka terpaksa diamankan karena kedapatan membawa Sajam. Kami akan terus melakukan patroli, agar Bogor lebih kondusif,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *