Kekurangan Vaksinator, Pemkab Bogor Kesulitan Penuhi Target Sehari Vaksin 100 Ribu Orang

by -
ILUSTRASI

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalami kesulitan untuk mencapai target 100 ribu vaksinasi per hari lantaran minimnya tenaga vaksinator yang ada di Kabupaten Bogor.

Padahal, Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan telah menggandeng sejumlah organisasi profesi untuk melakukan akselerasi vaksinasi tersebut.

“Jadi sekarang kemampuan kita rata-rata per hari itu 50 ribu vaksinasi. Itu saja sudah dari pagi malah ada yang sampai malam, karena memang terkendala nakesnya (vaksinator),” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Agus Fauzi.

Ia menyebutkan saat ini satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor memiliki 1.076 vaksinator. Kemudian, terdapat tambahan sekitar 600 vaksinator yang kini masih dalam tahap pelatihan.

Baca Juga  Pemkab Bogor Bakal Dibangun RSUD di Desa Cogreg

“Kemarin ada juga tambahan dari TNI Angkatan Darat sekitar 100 orang tenaga kesehatan yang disebar ke 4 kecamatan. Seperti Cibinong, Citeurerup, Gunungputri, dan Kecamatan Cileungsi sebagai sasaran vaksinasi yang cukup banyak,” terangnya.

Meski begitu, dia mengaku tetap optimistis dalam melakukan vaksinasi terhadap 70 persen jumlah penduduknya atau 4,2 juta jiwa, setara dengan kewajiban menyuntikkan 8,5 juta dosis vaksin.

“Ya harus optimis, kita masih berproses, masih terus berjalan,” tegas Agus.

Sementara, Bupati Ade Yasin mengatakan, bantuan tenaga kesehatan dari TNI tersebut rencananya akan bekerja selama satu bulan hingga Oktober mendatang.

“Tenaga itu dibagi menjadi 4 tim. Jadi masing-masing ada 25 tenaga kesehatan yang ditempatkan per kecamatan. Dan 100 orang ini akan menjalani masa tugasnya selama 30 hari hingga Oktober,” jelas Ade Yasin.

Baca Juga  Peningkatan Jalan Janala-Cicangkal Ditolak

Diketahui, capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bogor baru mencapai 1.761.828 dosis dengan rincian dosis pertama 1.218.028 dosis dan kedua sebanyak 535.485 dosis. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.