Langgar Prokes Covid-19, Atlet PON bakal Dipulangkan

by -

METROPOLITAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Panitia Be­sar Pekan Olahraga Nasional (PON) menerapkan aturan ketat selama hajatan di Papua berlangsung.

Penyelenggaraan PON Papua pada 2–15 Oktober dilangsungkan dalam masa pandemi Co­vid-19. Peserta tiap kontingen daerah pun diwajibkan menjalani proto­kol kesehatan ketat guna mence­gah penyebaran virus corona dan menimbulkan klaster baru.

Karena itu, pihak penyelen­ggara menyiapkan sanksi tegas bagi siapa saja yang melang­gar, termasuk peluang me­mulangkan peserta ke dae­rahnya masing-masing. Hal itu ditegaskan Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, yang me­nyebut panitia tidak akan mem­berikan toleransi bagi pelang­gar protokol kesehatan Covid-19.

”Saya menekankan kepada seluruh peserta patuhi Prokes ini. Jika di (Olimpiade) Tokyo saja (peserta) bisa dikembalikan, kenapa di Indonesia tak bisa? Demi menyelamatkan yang besar, kontingen itu sendiri, dan menyelamatkan masyara­kat yang ada di Papua itu sen­diri,” kata Marciano dalam acara talkshow ’Persiapan Penerapan Prokes Covid-19 PON XX Papua, Bercermin dari Olimpiade Tokyo’.

Baca Juga  Dana Pon Sisa RP100 M

Tak hanya kepada atlet, Mar­ciano juga bakal menegaskan aturan yang sama kepada ofisial dan tenaga pendukung selama pertandingan PON berlangsung. ”Mereka juga harus patuh,” tuturnya.

Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menilai pen­tingnya kesadaran seluruh pihak terkait Covid-19 demi keberhasilan penyelenggar­aan PON.

”Kalau Olimpiade bisa ber­jalan dengan baik maka kita pun jika bersatu dan saling mengisi kekurangan, Insya Allah PON Papua juga akan jadi catatan tinta emas dalam sejarah pembinaan prestasi olahraga Indonesia,” tandas­nya. (dtk/suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *