Miris, Bocah Bantaran Sungai Ciliwung Mandi Air Keruh!

by -

METROPOLITAN.ID – Dimulainya pembangunan Bendungan Ciawi dan Sukamahi, sejak saat itu pula kejernihan Sungai Ciliwung mulai berubah. Air Sungai Ciliwung berubah warna menjadi coklat.

Warga Desa Cipayung, Gadog, Kecamatan Megamendung, dan Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi yang terdampak perubahan warna air sungai Ciliwung tak bisa berbuat banyak.

Penjaga pintu air Cibalok, Nazar Adiyana mengatakan, warna air Sungai Ciliwung berubah ini disebakan aktivitas proyek Bendungan Cipayung dan Sukamahi.

“Karena aktivitas pengerukan hingga pemerataan tanah terus dilakukan sejak awal proyek tersebutlah dimulai sampai sekarang masih berlangsung,” ucapnya kepada Metropolitan.id Jumat (24/9/21).

Nazar mengatakan, banyak warga yang berada disepanjang Sungai Ciliwung dan saluran irigasi Cibalok yang menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci dan kebutuhan kolam, bahkan mandi.

Baca Juga  PT. Taishan Menangkan Perkara Pelanggaran Merek "Clungene Ind" Melawan Hangzhou Clongene

“Jadi dengan perubahan warna air tentunya sangat mengganggu masyarakat. Khususnya mereka yang sehari-hari menggunakan air tersebut,” tegasnya lagi.

Namun demikian, masyarakat khususnya anak-anak masih tetap menggunakan air Ciliwung tersebut untuk mandi. Seperti yang terlihat di Pintu Air Cibalok. Pantauan Metropolitan, nampak anak-anak tengah asyik bermain air keruh tersebut.

“Ya anak-anak sih gak terpengaruh dengan perubahan air Sungai Ciliwung ini, mereka terlihat menikmati,” imbuhnya.

Ia menambahkan, warna air akan berubah jernih saat memasuki dini hari itu pun tidak lama karena pagi aktivitas pengerukan kembali dilakukan. Air kembali keruh.

Sementara itu, Rini salah satu warga yang berada di bantaran Ciliwung dan Cibalok tepatnya di Kampung Pandansari mengaku, sudah lama air berubah warna. Kini mereka tidak bisa memanfaatkan kembali saluran irigasi.

Baca Juga  Kaya Pengalaman, Ini Kata Akademisi Terkait Potensi Puan di Pilpres

“Sebelum ada proyek bendungan banyak warga di sini mandi saluran irigasi Cibalok dan Ciliwung ini. Kalau sekarang, air sudah berubah warna, warga pun tidak mau karena khawatir akan berdampak pada kesehatan kulit. Jadi, sekarang kalau air sumur kering, atau PAM mati, bingung mau mandi dimana,” tegasnya.(jal/suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published.