MUI Kabupaten Bogor Ambil Bagian dalam Akselerasi Vaksinasi, Kerahkan Pengurus Kecamatan hingga Desa

by -

METROPOLITAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ka­bupaten Bogor ikut ambil bagian dalam akselerasi vaksi­nasi massal di Kabupaten Bogor. Hal itu mengingat tar­get vaksinasi di Bumi Tegar Beriman cukup banyak, ya­kni 4.225.790 orang atau se­banyak 8.451.580 dosis hing­ga Desember 2021.

“Kita membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor sebagai ikhtiar menjaga aga­ma, menjaga jiwa, dan kese­hatan umat dari paparan virus Covid-19,” kata Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH A Mukri Aji, usai peluncuran vaksi­nasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Ciomas, Kamis (23/9).

Ia mengaku pengurus MUI tingkat kabupaten telah mengerahkan pengurus ke­camatan hingga desa untuk menyosialisasikan pentingnya vaksinasi.

“Kita contoh dari internal dahulu. Kita melihat data di lapangan, pengurus MUI ke­camatan dan desa sudah melaksanakan semua vaksi­nasi. Untuk sekarang, kita menyasar ke ponpes dan lembaga pendidikan Islam, Ibtidaiyah Tsanawiyah dan Aliyah, dan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Lima Bayi Dibuang

Selain itu, MUI Kabupaten Bogor juga terus melakukan sosialisasi kepada tokoh dan masyarakat tentang legalitas vaksin dari perspektif agama.

“MUI pusat telah meneliti vaksin. Selain halal, Insya Al­lah selamat dan sehat. Alham­dulillah respons seluruh pen­gurus MUI dan tokoh di Ka­bupaten Bogor sangat men­dukung. Yang kena hoaks juga kita jelaskan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Bu­pati Bogor, Ade Yasin, meny­ampaikan peran serta MUI dalam upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor sangat dibutuhkan.

“Saya apresiasi langkah MUI Kabupaten Bogor dalam upaya membantu percepatan vaksi­nasi di Kabupaten Bogor da­lam upaya capaian 70 persen masyarakat Kabupaten Bogor divaksinasi pada akhir tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  Rakor MUI se-Kecamatan Cigombong Perkuat Sinergitas Ulama dan Umara

Selain itu, ia juga mengajak MUI terus melakukan sosia­lisasi kepada masyarakat, khususnya tokoh-tokoh pe­muka agama agar tidak term­akan hoaks.

“Kita tidak bisa berjalan tanpa dibantu MUI dan sta­keholder lainnya. Juga sosia­lisasi MUI ini sangat dibutu­hkan terkait kehalalan dan kemanfaatan vaksinasi,” ka­tanya.

Senada dengan Ade Yasin, Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Brigjen TNI Achmad Fauzi, menging­atkan MUI agar terus berik­htiar menyosialisasikan dan memberi pemahaman ke­pada masyarakat.

“Saya berharap MUI Kabu­paten Bogor memberi pema­haman dan menyosialisasikan pentingnya vaksinasi untuk mencegah penularan Covid-19 dan menjaga kesehatan komu­nal,” pungkasnya. (*/mam/ eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *