Muncul Klaster Ponpes di Kota Bogor, Nasib PTM Bagaimana?

by -
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menyikapi terkait munculnya kembali klaster Pondok Pesantren (Ponpes) di Kota Bogor.

Menurutnya, kemunculan klaster Ponpes di Kota Bogor tidak berpengaruh terhadap rencana pelaksanaan uji coba kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). “Ga pengaruh,” kata Hanafi kepada wartawan, Kamis (9/9).

Meski demikian, Hanafi mengaku akan tetap melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor terkait temuan klaster Ponpes ini.

“Nanti saya koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor juga,” ujarnya.

Sebelumnya, Penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah Kota Bogor kembali muncul lagi.

Puluhan santri dan tenaga pendidik di salah satu Ponpes yang ada di wilayah Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca Juga  Belasan PKL Manunggal Sukarela Bongkar Lapaknya

Informasi yang dihimpun, tercatat sebanyak 25 santri dan seorang guru pendamping di Ponpes tersebut terpapar Covid-19. Hal itu pun diakui Camat Bogor Selatan, Hidayatullah.

Menurutnya, kasus tersebut bermula dari salah satu santri yang merasakan demam dan melakukan pemeriksaan ke klinik 24 jam.

Dari hasil PCR yang dilakukan klinik beberapa hari lalu, santri tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Dari situ pihak kelurahan melaporkan ke Puskesmas, dan dilakukan PCR kepada 164 santri,” kata Hidayatullah, Kamis (9/9). (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.