Opini : Jamu Kotak Varian Rasa: Inovasi Pangan Tradisional Sehat dan Praktis untuk Semua Kalangan Usia

by -

Oleh: Fadiyah Hanifaturahmah, Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor

AWAL ta­hun 2020 In­donesia me­masuki tahap awal pandemi COVID-19, dampak yang dirasakan cukup berat difaktor kesehatan, so­sial, dan ekonomi. Pangan menjadi titik utama dalam menunjang kebutuhan awal tubuh dalam melawan pan­demi. Banyak makanan yang dikaitkan dalam pencegahan COVID 19 ini. Ketertarikan masyarakat pada produk ma­kanan dan minuman kese­hatan atau healthy food men­jadi nomor satu, seperti produk, jus, jamu, herbal, dan lain-lain. Inovasi dalam Sains, Technology, Engineering, Art dan Math menjadi sangat penting diaplikasikan dalam inovasi pangan di masa depan. Dengan pendekatan inovasi ini dalam pangan kita dapat membantu inovasi pangan tradisional untuk terus ber­kembang dari zaman ke za­man. Kebutuhan pangan di masa depan akan memper­hatikan dari sisi kesehatan dan kepraktisan, karena sei­ring dengan berkembangnya zaman, manusia dituntut untuk bergerak dengan cepat dan menyukai sesuatu yang praktis.

Pendekatan Ilmu pengeta­huan dalam pangan menim­bulkan bibit-bibit inovasi dalam memperhatikan nilai gizi dan manfaat kandungan senyawa makanan tersebut yang dapat menjaga tubuh kita dari virus dan penyakit yang ada di masa depan. Kandungan senyawa bioak­tif yang ada didalam ingere­dient jamu sangat bermanfaat bagi tubuh kita terutama untuk imunitas dalam men­ghadapi kondisi pandemi ini. Pangan tradisional memiliki banyak nilai nutrisi yang ma­sih banyak belum diketahui oleh sebagian masyarakat Indonesia. Banyak pangan tradisional memiliki fungsi sebagai penguat imun dalam tubuh kita yang belum di pelajari manfaatnya lebih lanjut. Dengan adanya ilmu pengetahuan, masyarakat Indonesia semakin sadar akan kebutuhan pangan yang me­miliki nilai gizi dan manfaat untuk kesehatannya.

Jamu kotak varian rasa merupakan salah satu so­lusi inovasi pangan tradisio­nal sehat dan praktis. Jamu dapat diracik dengan ditam­bahkan varian rasa seperti coklat, strawberry, blueber­ry, taro, dan green tea. Jamu varian rasa memang sudah ada dijual dikalangan masy­arakat seperti jamu bubuk sachet “buyung upik” yang diperuntukkan untuk anak-anak, tetapi belum ditemukan dalam bentuk kemasan kotak yang ready to drink. Formu­lasi jamu seperti kunyit dan temulawak dapat diracik sedemikian mungkin dan ditambahkan dengan flavor dan pewarna yang aman pada makanan untuk mena­rik daya tarik konsumen, selanjutnya jamu dikemas dengan kemasan kotak kardus seperti kemasan susu kotak yang ada di pasaran. Jamu kotak ready to drink ini dapat ditujukan untuk konsumsi semua kalangan semua usia, tidak hanya untuk anak-anak, tetapi untuk kalangan orang dewasa hingga manula.

Kaitan seni yang unik dalam pangan sangat mempengaruhi ketertarikan konsumen ma­syarakat Indonesia dalam memilih produk pangan. Kaitan seni ini salah satunya design packaging makanan atau minuman. Oleh karena itu, jamu kotak dengan va­rian rasa dapat dikemas se­menarik mungkin dengan design packaging yang unik dan menarik. Makanan tra­disional Indonesia yang sudah ada dari dulu dibuat sede­mikian rupa dengan sentuhan seni menimbulkan suatu nilai tambah pada produk, adanya seni dalam design packaging makanan yang menarik konsumen untuk memilih produk pangan ter­sebut. Unsur seni dalam pangan menjadi nilai tambah sendiri dalam suatu produk yang dapat menimbulkan ketertarikan masyarakat da­lam memilih produk pangan.

Industri makanan juga ha­rus selalu dituntut dalam perkembangan pola kon­sumsi pangan konsumen, kebutuhan masyarakat di masa depan untuk mewu­judkan pangan yang sehat. Minuman jamu saatnya di­hidupkan kembali sebagai minuman modern yang ino­vatif sebagai bagian dari li­festyle yang sehat di masy­arakat Indonesia. Pangan tradisional memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita, sehingga penam­bahan unsur “modern” pun menjadi pilihan masyarakat Indonesia dalam memilih produk pangan. Dengan ada­nya inovasi dalam pangan tradisional, sangat memun­gkinkan bahwa nantinya pangan tradisional yang sehat akan terus berkembang dan melahirkan suatu produk yang praktis dan memiliki nilai tambah serta diminati ma­syarakat sebagai pilihan kon­sumsi pangan yang sehat dan praktis dimasa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *