Pedagang Puncak Ngeluh Warungnya Dijadikan Tempat Pesta Miras

by -

METROPOLITAN – Anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Cisarua menda­tangi sejumlah warung di ka­wasan Puncak, Kabupaten Bogor, yang sempat viral akibat ’getok harga’, kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, ada­nya ’getok harga’ karena ulah tamunya sendiri. Kepada ang­gota Pol PP, salah seorang pedagang mengaku ada tamu yang hanya membeli kopi, namun memakan waktu ber­jam-jam.

”Bahkan sampai menginap. Jadi kalau satu-dua jam, wajar. Ini bisa sampai lima jam, ba­hkan menginap. Namanya kurang ajar,” ujar salah seorang pemilik warung yang enggan disebutkan namanya.

Selain itu, ada tindakan se­jumlah tamu warung yang kerap membuat resah. Yakni melakukan pesta minuman keras (miras) di warung. Me­reka membawa miras dan melakukan minum-minum di warung mereka.

Baca Juga  Sambil Tunggu Aturan dari Kemenhub, Polres Bogor Lanjutkan Uji Coba Ganjil Genap Pekan ini

”Ada tamu pacaran di warung, bawa bir, mabuk di sini. Saya minta kerja samanya Satpol PP dan kepolisian melakukan penindakan,” pintanya.

Selain wisatawan yang kerap pesta miras, keberadaan peng­amen di kawasan wisata Pun­cak, Kecamatan Cisarua, Ka­bupaten Bogor, juga kerap meresahkan. Khususnya pengamen yang memaksa meminta kepada sejumlah wisatawan.

Hal itu terungkap dari kelu­han pedagang di kawasan Cisarua kepada Satpol PP Ke­camatan Cisarua. Adang salah satunya.

Ia mengaku banyak pengamen yang datang ke warungnya. ”Pengamen sampai lima kali, buat tamu jadi tidak nyaman,” katanya.

Hal senada dikatakan pen­gunjung warung di Jalan Raya Puncak, Agus. Ia mengaku kerap dipaksa memberikan uang kepada pengamen. Jika tidak, ia kerap diintimidasi.

Baca Juga  Ini Kronologi Penyebab Kecelakaan di Puncak Versi Pengendara Moge

”Sudah nggak aneh pengamen maksa. Saya sudah dua kali. Tapi ada juga pengamen yang nggak maksa,” katanya saat ditemui akhir pekan kemarin.

Sementara itu, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Cisarua, Efendi, mengaku akan mela­kukan patroli dan razia. ”Jika nanti ditemukan, akan kita razia,” tuturnya.

Sementara itu, perihal adanya pesta miras yang dilakukan tamu, ia mengaku akan ber­koordinasi dengan babinsa dan bbabinkamtibmas untuk melakukan razia pada peng­unjung atau tamu yang mem­bawa miras ataupun minuman beralkohol kadar tinggi.

”Kita akan patroli, dan akan menindak jika ada tamu yang mengonsumsi miras di tempat umum,” tandasnya. (jal/c/els/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *