Polisi Amankan 4 Remaja Bogor Pelaku Begal Sadis, Salah Satunya Perempuan

by -

METROPOLITAN.id – Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan sebanyak empat orang remaja yang menjadi begal sadis di wilayah Kota Bogor.

Para pelaku diamankan usai melakukan tindak pencurian dengan kekerasan (Curas) yang dilakukan di Jalan Juanda depan Kantor Pajak, Kecamatan Bogor Tengah, pada awal September lalu.

Mirisnya, dari empat pelaku yang diamankan, satu diantaranya merupakan seorang perempuan yang berperan sebagai joki sepeda motor saat beraksi.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, peristiwa bermula saat korban Ahmad sedang berkendara dan membonceng kedua rekannya Fahri dan Rizal.

Saat itu, kata dia, mereka sempat berhenti di salah satu warung untuk membeli rokok di tanjakan Pancasan. Namun, ketika hendak pulang ke arah Pancasan, tiba-tiba ada yang mengacungkan celurit sambil berboncengan. Karena panik korban langsung berbalik arah menuju Jalan Sistem Saru Arah (SSA).

Baca Juga  BPBD Kota Bogor Ingatkan Potensi Bencana Akhir Tahun, Ada Apa?

Kemudian, ketika di tikungan Mall BTM korban Rizal yang di bonceng dan duduk di bagian belakang terkena bacokan pada bagian punggung yang dilakukan pelaku berinisial TP.

“Korban Ahmad lalu menghentikan sepeda motornya tepat di depan kantor Pajak,” kata Kompol Dhoni.

Kompol Dhoni melanjutkan, kedua rekannya saat itu langsung turun dari sepeda motor yang di bawa korban dan melarikan diri ke arah Bojong Neros. Sedangkan korban memarkir sepeda motor, namun saat hendak kabur terjatuh, pelaku AA dan TP langsung membacok sebanyak dua kali ke arah tangan dan punggung korban Ahmad.

“Setelah itu pelaku membawa kabur sepeda motor milik korban dan meninggalkan korban di jalan,” ucapnya.

Baca Juga  Airlangga Pimpin Koalisi Indonesia Bersatu di Kalimantan Sukseskan Pembangunan IKN

Setelah mendapatkan laporan tersebut, kata dia, selang beberapa hari pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka IZ (20), AA (20), N (18) dan TP (20).

“Wanita pelaku begal yang kami amankan, perannya sebagai joki atau yang membawa motor,” katanya.

Saat disinggung kelompok begal tersebut, Dhoni menjelaskan jika mereka sebenarnya memiliki tiga kelompok yang berada wilayah, pertama kelompok Gang Aut, kelompok Pancasan kemudian terakhir Suryakencana.

“Mereka jadi satu dan kemudian saat melakukan konvoi wara wiri, mereka mencari korban dengan sasaran secara random (acak),” ujarnya.

Atas perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 KUHP dengan ancaman dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (rez)

Baca Juga  Cegah DBD, Warga Bogor Lakukan Fogging secara Swadaya

Leave a Reply

Your email address will not be published.