Polresta Bogor Kota Launching Kampung Tangguh Anti Narkoba di Cikaret, 30 Mantan Penyalahguna Disulap Jadi Pengrajin Ekonomi Kreatif

by -

METROPOLITAN.id – Polresta Bogor Kota secara resmi melaunching Kampung Tangguh Anti Narkoba di RW 01, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Jumat (24/9).

Peresmian ini dibuka langsung Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro serta turut dihadiri jajaran Muspida Kota Bogor, Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat dan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago.

“Kami Forkopimda Kota Bogor mengapresiasi semua warga Kelurahan Cikaret yang alhamdulillah pada hari ini kami jadikan pilot projek dalam rangka kampung tangguh bersinar bersih dari narkoba,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, Jumat (24/9).

Baca Juga  Bak Sinetron, Ibu Tiri di Bogor Aniaya dan Bunuh Anak Secara Sadis

“Semoga pencanangan ini menjadi inspirasi bagi semua warga Kota Bogor dalam ikhtiar kita untuk menjaga, melindungi warga kita dari paparan narkoba,” sambungnya.

Dilanjutkan Kapolresta, melalui peresmian Kampung Tangguh Anti Narkoba ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi semua warga Kota Bogor untuk bangkit dan berlari melawan narkoba. Kemudian, jangan jadikan Kota Bogor ini sebagai tempat orang bertransaksi.

“Kami berharap agar melalui launching ini semua warga Kota Bogor bisa produktif tanpa narkoba,” harap Kapolresta.

“Dan juga disaksikan bahwa seni mural juga bisa membawa sisi positif, memberikan himbauan imbauan kepada masyarakat sehingga ketika masuk ke kampung ini aura kita semuanya bahwa kampung ini adalah dewan dari masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Terjaring Razia, 20 PMKS di Bogor Divaksin Covid-19

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengapresiasi langkah yang dilakukan aparat kepolisian dengan melaunching Kampung Tangguh Anti Narkoba ini. Semoga, langkah ini bisa ditiru di beberapa wilayah lain yang ada di Kota Bogor.

“Mudah-mudahan langkah ini juga bisa dilaksanakan di tempat yang lain, menginspirasi kelurahan-kelurahan yang lain untuk juga menjadikan wilayahnya sebagai kampung tangguh bersinar,” kata Dedie.

Sementara itu, dibalik launching Kampung Tangguh Anti Narkoba, sebanyak 30 warga RW 01 yang merupakan mantan penyalahgunaan narkoba disulap jadi pengrajin ekonomi kreatif.

Mereka dilibatkan dalam produksi pembuatan sandal, sepatu dan tas. Hal itu diakui salah satu mantan penyalahgunaan narkoba, M Saeful Al-Anwar.

Baca Juga  Warga Caringin Terkena Gizi Buruk, Sekdes : Sudah Kita Bawa ke RSUD

“Alhamdulillah kebantu banget, jadi lebih positif (berkegiatan). Dapet ilmu dan pengalaman baru. Ini bermanfaat banget bagi saya,” katanya.

Dalam kesempatan ini, ia juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian yang merubah wilayahnya menjadi Kampung Tangguh Anti Narkoba.

Sebab, para mantan pecandu dan bandar narkoba, saat ini sudah mendapatkan pekerjaan dan kegiatan yang lebih produktif.

“Kita digaji hitungannya perkodi. Intinya kita berterima kasih kepada kepolisian sudah mengajak masyarakat bersih dari narkoba,” ucap dia.

“Apalagi pak Kapolres bersama jajaran Forkopimda sampai ngeborong sandal buatan kami sampai Rp1 juta. Kami sangat berterima kasih pokoknya,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *