Ratusan Pengembang Belum Serahkan PSU, Dewan Sentil DPKPP

by -
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Edi Kusmana

METROPOLITAN.id – Anggota DPRD Kabupaten kembali menyoroti persoalan ratusan Prasarana Sarana dan Utilitas umum (PSU) yang hingga saat ini belum diserahkan oleh pengembang kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Edi Kusmana mengatakan, persoalan PSU harus menjadi perhartian Pemkab Bogor khususnya dinas terkait, yakni Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP). Karena dari 833 pengembang baru 206 yang telah menyerahkannya.

“Data terakhir yang kita dapat segitu, ini harus segera ditindak lanjuti karena ini sudah terlalu lama, data terakhir ada sekitar 627 pengembang yang belum menyerahkannya,” kata dia, Selasa (14/9).

Edi juga mengaku pihaknya banyak mendapatkan laporan jika ada beberapa pengembang yang sudah kabur tanpa menyerahkan PSU kepada Pemkab Bogor. Sehingga penghuni perumahan banyak dirugikan gegara pengembang tersebut.

Baca Juga  Lantik Kabekraf, Ade Yasin : Harus Mampu Gairahkan Giat Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor

“Ketika PSU ini belum diserahkan, maka Pemkab Bogor pun tidak bisa melakukan apa-apa termasuk memperbaiki PSU seperti jalan atau yang lainnya,” paparnya.

Selain kabur, lanjut Edi, banyak pengembang yang bangkrut hingga tak mampu membangun PSU. Padahal, menurutnya jika pengembang mengalami kebangkrutan harus melapor kepada Pemkab Bogor, sehingga Pemkab Bogor dapat dapat mengambil alih.

“Karena ada pembiaran jadinya banyak PSU yang seharusnya menjadi aset Pemkab Bogor ini jadi terbengkalai. Lagi-lagi masyarakat atau penguhuni perumahan yang dirugikannya,” kata Edi.

Ia juga menambahkan, melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) pihaknya telah memanggil DPKPP untuk segera menyelesaikan persoalan ini. Karena persoalan PSU ini nantinya berkaitan dengan aset daerah, sehingga ia berharap di 2021 ini persoalan PSU dapat terselesaikan.

Baca Juga  Dipoles Rp21,8 Miliar

“Sekarang sudah berjalan beberapa perumahan sudah mulai menyerahkan PSU kepada Pemkab. Dalam waktu dekat kita juga akan memanggil kembali DPKPP untuk melakukan evaluasi,” bebernya. (mam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *