Satpol PP Giring Puluhan Wanita Malam dari Blok Yuli dan Hotel Transit Kemang

by -
METROPOLITAN.id – Puluhan wanita digiring Satpol PP Kabupaten Bogor dari Hasil Operasi Penyakit Masyarakat. Operasi yang digelar oleh Satpol PP Kabupaten Bogor bersama dengan Polres Bogor dan BNN Kabupaten Bogor ini memfokuskan kepada Tempat Hiburan Malam yang masih beroperasi pada pemberlakuan PPKM Level 3 di Kabupaten Bogor.
“Kami dari Satpol PP Kabupaten Bogor, bersama dengan Polres Bogor dan BNN melakukan Operasi Penyakit Masyarakat dengan berfokus pada Tempat Hiburan malam” Ujar Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho
Ia menuturkan, Blok Yuli yang berada di wilayah Kecamatan Kemang serta hotel dan kafe Transit menjadi target sasaran. Pada aturan PPKM Level 3 yang berlaku di Kabupaten Bogor sendiri, rumah bernyanyi adalah salah satu kegiatan yang belum diperbolehkan beroperasi selama pemberlakuan PPKM Level 3.
“Dari hasil kegiatan pada malam ini, 45 wanita diamankan ke mako Satpol PP untuk menjalani proses lebih lanjut,”terang Agus Rhido.
Agus mengaku, di Blok Yuli kita amankan 17 wanita yang bekerja sebagai Pemandu lagu, sementara di Hotel dan Resto Transit 28 wanita kita amankan. Blok Yuli adalah Rumah bernyanyi yang tak memiliki izin yang beroperasi pada masa pemberlakuan PPKM Level 3, sementara itu Hotel dan Resto Transit, sudah memiliki izin resmi namun melanggar aturan PPKM Level 3.
“Yang tidak memiliki izin akan kita bongkar, sedangkan yang telah berizin, jika terus melanggar aturan PPKM Level 3, izinya bisa kita cabut,” tegas Agus Ridho.
Menurut Agus, selain mengamankan pemandu lagu, ratusan botol miras juga turut diamankan dari kedua tempat tersebut. Selanjutnya diamankan di Mako Satpol PP dan akan dijadwalkan untuk dilakukan pemusnahan massal.
“Untuk wanita yang terjaring, akan dilakukan tes urine oleh BNN dan dilanjutkan proses assessment oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor,” terang Agusm
Dari 45 orang yang dilakukan tes urine oleh BNN, empat orang dinyatakan positif Psikotropika, yang selanjutnya dilakukan proses Assessment oleh Dinas Sosial. Jika hasilnya positif sebagai penjaja seks komersial, akan dikirim ke panti rehabilitas yang berada di Pasar rebo ataupun Sukabumi.
“Sembilan orang ya yang dibawa ke panti itu dari hasil assessment Dinas Sosial Kabupaten Bogor,”tukas Agus. (Mul/els)

Baca Juga  Pom Lanud ATS Amankan Pengedar Sabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *