Sempat Targetkan September Selesai, Bima Arya : Kota Bogor Belum Bisa Vaksinasi 100 Persen Bulan Ini

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Ist)

METROPOLITAN.id – Hingga saat ini, capaian vaksinasi Kota Bogor disebut sudah mencapai 78,2 persen. Hal itu sempat memunculkan optimisme sampai pasang target bahwa akhir September 2021, Kota Bogor bisa menyelesaikan 100 persen vaksinasi dosis pertama. Namun menjelang akhir bulan, Wali Kota Bogor Bima Arya justru mengaku sulit bisa merealisasikan target itu.

Menurutnya, dengan 68 sentra vaksin dan ketersediaan vaksin yang memadai, Kota Bogor sempat mampu melaksanakan vaksinasi 23 ribu orang per hari, bahkan melebihi tantangan dari Presiden Joko Widodo yang menginginkan Kota Bogor bisa lakukan vaksinasi 10 ribu per hari.

Dengan suplai vaksin yang lancar, kata dia, Kota Bogor sempat stabil bisa lakukan vaksinasi 15-23 ribu orang per hari. Sehingga pihaknya pun optimis bisa rampungkan dosis pertama 100 persen pada akhir September.

Baca Juga  Komisi X DPR RI Restui Anggaran Perpusnas 2023, Ini Alasannya!

“Apalagi kemarin itu kita capaian nyaris 80 persen, saya kira besok lusa kita bisa jauh lebih dar itu. Itu tertinggi di Jawa Barat, kita balapan dengan Bandung, dengan selisih 0 koma saja,” kata Bima Arya.

Tapi ternyata, sambung dia, semakin tersisa sedikit dari target, justru semakin sulit. Kota Bogor sulit penuhi target 15-23 ribu vaksin per hari.

“10 ribu sehari saja sulit sekarang, padahal vaksinator ada, stok aman. Makanya sekarang kita jemput bola. Jadi kalau kita hitung sekarang rasanya belum bisa 100 persen di bulan ini. Targetnya kita revisi, ternyata medannya berbeda sekarang, nggak sama lagi seperti beberapa bulan lalu. Makanya saya dorong berbagai kegiatan vaksinasi oleh banyak pihak, supanya menolong percepatan ini,” tegas Bima Arya.

Baca Juga  Balap Lari Liar Ramai di Bogor, Ini Kata Wakil Bupati

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor dr Sri Nowo Retno menuturkan bahwa capaian vaksinasi Kota Bogor sudah mencapai 78,2 persen, sehingga target awal bisa capai 90 persen di akhir September. Belum lagi stok vaksin yang mencukupi karena hingga saat ini saja, stok vaksin Kota Bogor masih ada kurang lebih 100 ribu dosis.

“Tapi memang sekarang ini kita betul-betul harus door to door dan mendata ke skup yang lebih kecil lagi. Ya kalau bisa 15 ribu per hari, kita optimis (selesai September). Tapi evaluasi kita dalam satu minggu terakhir ini, capaian kita per hari hanya 6-7 ribu, nggak sampai 10 ribu,” tukas Retno.

Baca Juga  Polres Bangkalan Jatim Amankan Satu Bandar Sabu

Artinya, kata dia, cukup sulit mencapai target pada September jika melihat hitungan tadi. Ia mengakui ada beberapa kendala capaian vaksinasi, diantaranya masih banyak wilayah yang capaian vaksinasinya sangat sedikit dibanding wilayah lain.

Selain itu, sambung dia, banyak juga warga yang tidak bisa divaksin karena tidak lolos skrining hingga komorbid (punya penyakit bawaan, red).

“Itu banyak, makanya sekarang RT dan RW sudah mendata per rumah, mana yang sudah mana yang belum. Jadi PR kita kedepan sekarang itu bukan hanya sentra vaksin, tapi bagaimana door to door mendata per rumah, siapa yang sudah divaksin, mana yang belum. Seperti di Kelurahan Curugmekar, yang sudah divaksin rumahnya ditempel stiker, jadi ketahuan,” tuntas Retno. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.