Soal Bangunan SDN Otista Bogor Mendadak Ambruk, Hanafi: Sudah Dianggarkan, Namun Perbaikan Atapnya Saja

by -
Kepala Disdik Kota Bogor Hanafi. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi memastikan pihaknya akan melakukan perbaikan atas bangunan SDN Otista yang mendadak ambruk.

“Yang jelas kita akan melakukan perbaikan,” kata Hanafi saat ditemui di SDN Otista Bogor, Kamis (16/9).

Meski demikian, menurut Hanafi, sebelum bisa dilakukan perbaikan ada prosedur yang harus dijalankan. Seperti Kepala SDN Otista secara berjenjang melaporkan kejadian ini seperti apa dan Disdik secara berjenjang akan melaporkan kejadian ini ke wali kota.

“Kita akan koordinasi dengan TAPD khususnya bu sekda untuk menindaklanjuti ini,” ucapnya.

Disisi lain, Hanafi menuturkan, sebenarnya usulan perbaikan bangunan SDN Otista ini sudah dianggarkan pihaknya pada tahun depan. Namun, anggaran yang disediakan sifatnya hanya perbaikan atapnya saja.

Baca Juga  49 Bus BTS Direncanakan Ngaspal di Bogor Bulan Depan, Ratusan Angkot Siap-Siap Ngandang

“Sudah kita anggarkan di tahun 2022. Namun sifatnya hanya perbaikan atap saja karena di survei teman-teman kita di Sarpras hanya perbaikan atap sehingga angkanya tidak besar,” imbuh dia.

“Dengan kejadian ini juga kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PU supaya mereka menilai berapa dan apakah perbaikan dilakukan renovasi atau seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, bangunan SDN Otista di Jalan Otto Iskandardinata no 78, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur mendadak ambruk seketika pada Kamis (16/9) siang.

Padahal saat kejadian cuaca di wilayah Kota Bogor tidak tengah dilanda cuaca buruk, baik angin maupun hujan.

Informasi yang dihimpun Metropolitan.id, kejadian bangunan SDN Otista ambruk ini berlangsung begitu cepat sekitar pukul 11:48 WIB.

Baca Juga  Menko Airlangga Harapkan Bantuan Tunai buat Nelayan Bisa Kurangi Kemiskinan Ekstrem di Indonesia

Di mana, pada saat kejadian kebetulan Kepala Sekolah beserta beberapa para guru sedang melaksanakan piket di sekolahan.

“Kejadiannya cepat. Tiba-tiba ada suara keras seperti gemuruh gempa. Pas dicek ternyata dua ruangan kelas ambruk,” kata Kepsek Otista, Siti Meisyafah saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (16/9). (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.