Tak Ada Anggaran, Jalan Buniaga hanya Ditambal Sulam

by -

METROPOLITAN – Dampak penanganan wabah Covid-19, banyak pembangunan jalan di Kabupaten Bogor yang ga­gal. Salah satunya pembangu­nan ruas Jalan Buniaga di Kecamatan Tamansari.

Kepala UPT Jalan dan Jem­batan wilayah Ciomas, Andri, mengungkapkan, ruas jalan yang kondisinya parah tidak bisa dilakukan pemeliharaan. UPT Jalan dan Jembatan men­gusulkan agar dilakukan pe­ningkatan jalan dan dimasuk­kan dalam program reguler. Di antaranya seperti ruas Jalan Lingkaran Laladon, Ruas Jalan Dramaga-Petir dan Lingkaran Buniaga, Kecamatan Taman­sari. Sayangnya, program re­guler yakni peningkatan jalan tadinya sudah masuk di sistem dan terpaksa tidak bisa terea­lisasikan karena terbentur tidak adanya anggaran.

”Banyak program peningka­tan jalan kabupaten yang gagal dibangun karena tidak adanya anggaran. Sebab, saat ini pe­merintah tengah fokus ke penanganan Covid-19,” ujarnya.

Andri mengungkapkan, awal­nya program reguler bisa te­realisasi dalam perubahan anggran. Namun anggaran perubahan di tingkat DPRD Kabupaten Bogor belum juga dibahas. Tidak adanya ang­garan peningkatan jalan men­gharuskan UPT Jalan dan Je­mbatan melakukan perbaikan jalan. Salah satunya dengan cara tambal sulam di area ja­lan yang rusak. ”Tidak adanya anggaran ruas jalan lingkar Buniaga yang seharusnya di­beton terpaksa harus dilakukan perawatan sepanjang 500 me­ter,” tukasnya. (ads/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *