Tanah Samping Rumah Sudah Terkikis, Warga: Orang Pemkot Datang cuma Foto

by -

METROPOLITAN – Yeni, warga Kampung Sukamanah, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, tengah dilanda waswas akan na­sib rumahnya. Sebab, tanah di samping rumahnya mulai terkikis. Kondisi itu sudah semakin parah sejak peristiwa longsor tahun lalu.

Cepi Andrian Nugroho (27), anak Yeni, Diburu Setan Merahmengatakan bahwa tanah longsor itu terletak persis di samping rumah milik orang tuanya. Kondisi tanah longsor semakin parah akibat intensitas hujan yang tinggi selama satu bulan terakhir.­

Kejadian itu juga membuat rumah milik orang tuanya retak dan tanah mulai terkikis akibat hujan lebat.

“Bangunan itu terpisah ka­rena tanah yang ada di sam­ping (tembok, red) sudah mulai ke bawah. Saat ini sudah ditutup terpal tetapi tidak pengaruh,” kata Cepi, Selasa (14/9).

Baca Juga  Pemkot Bersih-Bersih Saluran Air Hingga Akhir Tahun

Karena melihat kondisi tanah yang terus bergerak, ia menga­ku untuk sementara setiap hujan deras terpaksa men­gungsi ke rumah sanak sau­dara yang lebih aman.

“Kamar belakang juga tidak diisi karena khawatir. Tanah­nya sudah mulai habis, kon­disi semakin parah setelah hujan besar,” ucapnya.

Cepi memohon ada perha­tian dari pemerintah setem­pat. Sebab, sebelumnya, Cepi menyebut sempat ada yang meninjau kondisi ru­mahnya namun belum ada perbaikan.

“Sudah difoto-foto sama orang pemkot tapi belum ada kelanjutan. Sudah ke Si Badra, ke sosial media juga sudah. Saya juga bingung,” keluhnya. “Mohon dibantu oleh pe­merintah setempat pak,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Camat Bogor Selatan, Hidayatulloh, mengaku segera mengecek lokasi longsor yang menimpa rumah warga di Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan.

Baca Juga  Pemkot Diganjar Penghargaan dari Kemenpora

“Dicek dulu. Saya akan ko­ordinasi dengan lurah,” sing­katnya. (rez/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *