Terjaring Razia, 20 PMKS di Bogor Divaksin Covid-19

by -

METROPOLITAN.id – Sebanyak 20 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor mengikuti program vaksinasi Covid-19.

Mereka, sebelum mengikuti program vaksinasi massal ini, kedapatan terjaring razia di lampu merah Sawojajar dan di kawasan Air mancur, Kamis (2/8).

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid mengatakan, selama dua jam penyisiran, sedikitnya 20 orang yang kerap bersinggungan di jalanan raya diboyong ke Kantor Kelurahan Ciwaringin untuk disuntik vaksin jenis Sinovac.

“Alhamdulillah, di lapangan tidak mendapatkan kendala dan mereka mau divaksin,” katanya.

Wahid-sapaanya kembali menegaskan vaksinasi dengan sasaran PMKS sangat penting agar mereka tidak terpapar Covid-19 atau sebaliknya mereka yang menularkan kembali kepada masyarakat.

Baca Juga  Niat Nolongin Teman, Gadis di Bogor Tewas Kecebur di Kolam Retensi

“Mereka saat ini terus berhubungan dengan orang banyak melebihi dari kita, sehari-hari dengan pola hidup yang kurang sehat menjadi prioritas kita,” ucapnya.

Wahid juga mengaku masih melakukan penyisiran warga yang berada di Kecamatan Bogor Tengah, termasuk PMKS yang kerap beraktivitas di sekitaran Kecamatan Bogor Tengah.

“Saat ini pelaksanaan vaksin dilakukan di dua titik yakni di Kelurahan Ciwaringin, dan Sempur. 11 Kelurahan terus kami sisir, dan capaian saat ini sudah tinggi 76 persen,” imbuhnya.

Meski capaian vaksin di wilayahnya terbilang sudah tinggi, namun masih banyak PMKS seperti pengemis, gepeng, dan para pengamen yang belum melaksanakan vaksinasi. Padahal, aktivitas mereka sangat sering berhubungan dengan masyarakat.

Baca Juga  Sarah Sova Rilis Single Perdana, Andalkan Video Klip Konsep Alam di Bogor

“Akhirnya karena vaksin ini untuk warga, jadi kami melakukan penyisiran agar mereka yang setiap hari beraktivitas di lapangan dan bersentuhan dengan banyak orang tetap terjaga dan terhindar dari Covid-19, intinya agar tervaksin semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Merdeka, dr Oki Dyah Zulfikar mengatakan, vaksinasi dengan sasaran masyarakat Kecamatan Bogor Tengah terus digenjot agar bisa 100 persen.

Selain untuk warga yang tinggal di Kecamatan Bogor Tengah, sasaran saat ini adalah PMKS yang lalulalang di Kecamatan Bogor Tengah.

Meski demikian, mereka harus melalui prosedur seperti pendaftaran, skrining, hingga observasi setelah menjalani vaksinasi.

“Sasaran untuk hari ini 260 vaksin dengan jenis sinovac. Kita sesuaikan dengan ketersediaan vaksinasinya,” katanya. (rez)

Baca Juga  Penyuluh Pertanian Makin Berkualitas, Percepat Realisasi Swasembada Pangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *