Tiga Gembong Narkoba Divonis Mati PN Depok

by -

METROPOLITAN – Penga­dilan Negeri (PN) Depok menjatuhkan hukuman ma­ti kepada tiga gembong nar­koba yang mengedarkan 267 kilogram sabu. Mereka adalah Junaidi, Zulkarnain dan Eko Saputro.

”Menjatuhkan pidana ke­pada terdakwa I Junaidi Als Edi bin Solihin (Alm), ter­dakwa II Zulkarnain Als Ijul bin Jumali dan terdakwa III Eko Saputra Als Eko bin Kam­marudin. Oleh karena itu, masing-masing dengan pi­dana mati,” demikian bunyi putusan PN Depok yang dikutip dari Sistem Informasi Penelu­suran Perkara (SIPP) PN De­pok, kemarin.

Duduk sebagai ketua maje­lis Andi Musafir dengan ang­gota Fauzi dan Ahmad Fadil. Vonis mati itu sesuai dengan tuntutan jaksa yang menuntut ketiganya juga dengan huku­man mati.

Baca Juga  Anak Sekda Karawang Dibawa ke Lido Bogor Usai Ditangkap Karena Narkoba

Adapun barang bukti terse­but antara lain mobil merek Toyota Kijang Super warna Biru Metalik Nopol BM-1179-RS, STNK atas nama Zulkifli, alamat Sri Indra Pura Gg Isti­komah 12 RT11 Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Du­mai Barat, Kota Dumai. Ke­mudian BB mobil Honda Jazz Nopol BM-1385-DS 2012 warna putih, STNK atas nama Faradina Liviesta, alamat Kom­pleks Talang Nomor 181 RT04/RW05 Kelurahan Pematang Pidum, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya, polisi menang­kap enam tersangka dari lima laporan polisi dengan barang bukti 25 gram sabu. Dari penangkapan itu kemudian berkembang hingga akhirnya polisi mengungkap jaringan yang lebih besar.

”Ini membuktikan bahwa ketika kita bekerja dengan serius dan bersungguh-sung­guh, pengungkapan kasus besar bisa dimulai dari pen­gungkapan kasus kecil. Dari pengembangan lima laporan tersebut, Tim Reserse Nar­koba Polres Depok kemudian melakukan pengembangan ke Kota Padang dan berhasil mengembangkan dengan menangkap satu tersangka atas nama Edi Pranoto dan satu orang msh DPO, berha­sil disita 44 kg sabu,” beber Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus.

Baca Juga  Pengacara Bantah Coki Pardede Nyabu lewat Anus

Polres Depok kemudian menangkap jaringan pelaku di atasnya. Pada 1 Februari 2021, tim kemudian menang­kap tiga tersangka lainnya di Pekanbaru, Riau.

”Dari hasil pengembangan, pada 1 Februari 2021 di Pe­kanbaru tim menangkap tiga tersangka atas nama Junaidi, Zulkarnaen dan Eko Saputro. Tiga tersangka lainnya DPO dan saat ini masih dikembang­kan dan dilakukan pengejaran,” tutur Fadil.

Adapun Kabid Humas Pol­da Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan bahwa para tersangka terkait dengan jaringan internasional. Sabu tersebut dikirim dari China yang disamarkan dalam ke­masan teh.

”Modus operandi yang dila­kukan adalah menyamarkan dalam bentuk teh. Ini adalah biasanya dari Malaysia, Chi­na kemudian Malaysia dan ini adalah jaringan interna­sional yang masuk ke Indo­nesia, baik melalui pelabuhan-pelabuhan yang ada, pelabu­han-pelabuhan tikus biasanya melalui Pekanbaru dari Ma­laysia. Malaysia-Pekanbaru tuh sangat dekat, kemudian sampai ke Indonesia baru lewat darat gitu,” beber Yusri. (de/tob/suf/py)

Baca Juga  Pengedar Diciduk Bersama 15 Paket Sabu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *