Tolak Tawaran Show di Kelab Striptis

by -

METROPOLITAN – Agnez Mo bercerita tentang pengala­mannya dalam menjalan­kan promo lagu interna­sionalnya di Amerika Serikat. Ia diminta pihak manajemen melakukan promo lagunya di klub striptis dan menda­patkan bayaran sebesar 25 ribu USD atau sekitar Rp356.662.500 dengan kurs Rp14.266. Tawaran itu diakui Agnez Mo me­mang cukup menggiurkan. Tetapi, ia menolaknya. Agnez tidak mau mengorbankan imejnya yang positif di Tanah Air dalam waktu sesaat.­

“Saya waktu itu cuma disuruh datang 30 menit dibayar 25 ribu USD. Nggak ngapa-nga­pain. Cuma duduk, datang, diputar lagunya, terus pulang. Tapi buat saya ngapain? Buat apa? Cuma dapat segitu tapi brand imej yang saya bangun dari kecil rusak,” kata Agnez Mo dalam akun YouTube V Entertainment. Agnez Mo mengakui antara Amerika dengan Indonesia memang memiliki kultur berbeda. Namun, pelantun ‘Mataha­riku’ memutuskan menolak tawaran tersebut karena juga tidak sesuai panggilan hati nuraninya.

“Satu lagi, saya orang beriman. Saya punya Tuhan. Saya nggak bisa lakukan itu karena ber­tentangan dengan my prin­ciple,” ucapnya.

Menurutnya, kesuksesan itu tidak melulu harus mene­rima semua tawaran yang datang. Justru kesuksesan itu dengan tidak menerima semua hal.

“Saya punya kesempatan setiap hari kerja. Secara in­come lebih baik gitu dong, kerja setiap hari. Tapi yang bikin saya lari maraton justru karena saya bilang nggak harus kerja setiap hari,” ka­tanya.

Agnez Mo menolak sejum­lah program dan pekerjaan yang disodorkan kepadanya bukan karena tidak ada waktu. Ia memutuskan me­nolaknya supaya memiliki waktu yang cukup untuk diri sendiri.

“Saya perlu waktu untuk recharge myself untuk saya bisa lari maraton,” tutur Agnez Mo. (jp/feb/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *