Viral Satpol PP Cekik Warga, Pimpinan Akui Anggotanya Emosi

by -
Tangkapan layar video viral oknul Satpol PP Kabupaten Bogor yang disebut mencekik seorang warga saat penertiban PKL di area Stadion Pakansari, Sabtu (19/9).

METROPPLITAN.id – Jagat sosial media dihebohkan dengan video viral seorang anggota Satpol PP yang mencekik warga.

Informasi yang dihimpun, video berdurasi 13 detik itu terjadi di area Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9).

Dalam video yang diterima Metropolitan.id, nampak seorang anggota berseragam Satpol PP sedang berdebat dengan seorang ibu yang diduga penjual kopi keliling.

Anggota tersebut memegangi sepeda yang dipakai perempuan berbaju hitam dengan jilbab hijau tua tersebut. Namun, perempuan itu nampak menghalau petugas dan mengancam akan membanting termosnya.

Anggota Satpol PP yang ada dalam video pun nampak menantang perempuan yang ingin membanting termosnya.

“Banting aja,” ujar anggota Satpol PP dalam video yabg diterima metropolitan.id.

Baca Juga  Pelaku Wisata di Kota Bogor Dijatah 2.600 Vaksin, Ketum PHRI Bilang Begini

Saat itu, seorang pria berkaos putih nampak ingin melerasi keduanya. Pria tersebut diduga anak dari perempuan penjual kopi.

Namun secara tiba-tiba, anggota Satpol PP mencekik pria tersebut

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman Budiana membenarkan petugas Satpol PP yang ada dalam video viral tersebut adalah anggotanya.

Dari informasi yang ia terima, pedagang tersebut sudah beberapa kali diusir petugas dan selalu kucing-kucingan.

Saat ditertibkan, terjadi insiden. Anak penjual kopi disebutnya sempat mengeluarkan hinaan kepada petugas yang sedang melakukan penertiban hingga akhirnya terjadi insiden pencekikan.

“Infonyanya pedagang itu sudah beberapa kali diusir, pindah-pindah dia, kucing-kucingan, kemudian dilarang seperti itu. Ketika dilarang, pastilah namanya orang tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Sehingga si anak Satpol PP itu, karena si anak pedagang itu mengeluarkan bahasa binatang lah ke anak Satpol PP, emosilah. Penghinaan kepada putugas itu intinya,” ujar Iman, Minggu (19/9).

Baca Juga  Raisa Belajar Jadi Produser

“Sehingga setelah itu, namanya manusia kan mungkin dia tidak tahan dihina, karena emosional munculah seolah mau mencekik itu,” sambungnya.

Menurut Iman, kejadian tersebut berlangsung jelang Maghrib. Saat itu, petugas memang sedang mengamankan lokasi agar tak terjadi kerumunan.

“Kejadiannya maghrib. Aturannya memang tidak boleh berjualan di situ,” terang Iman.

Meski demikian, Iman tak menapik jika tidakan salah satu anggotanya itu tidak dibenarkan. Dirinya mengaku selalu mengingatkan anggota di lapangan agar lebih humanis saat menjalankan tugas.

“Biar bagaimanapun itu salah karena tindakan yang tidak diperkenankan oleh kita untuk melakukan seperti itu. Selalu kita menyampaikan ke mereka (anggota Satpol PP) sebelum bekerja agar hati-hati, tidak boleh arogan. Kalaupun ada yg menghina kita, sabar, ikhlas, mau diapain juga. Karena dalam hal ini kita bertugas. Saya juga mengimbau sebagai pimpinan agar semua lebih humanis,” tandasnya. (fin)

Baca Juga  Bogor Punya Perpustakaan Digital Bernama iBogorKab, Baca Buku Jadi Lebih Mudah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *