Waduh! Vaksinasi Covid-19 bagi Pengidap Komorbid di Kota Bogor Sepi Peminat

by -

METROPOLITAN.id – Program vaksinasi Covid-19 bagi pengidap komorbid di Kota Bogor sepi peminat. Dari dua pekan kegiatan vaksinasi yang sudah dijadwalkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, hanya 20 persen pengidap komorbid yang mengikuti kegiatan ini.

Hal itu pun diakui Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno. Menurutnya, berdasarkan evaluasi yang dilakukan pihaknya soal vaksinasi itu ada 5-7 persen warga Kota Bogor yang tidak lolos skrining atau tidak bisa di vaksin karena memiliki komorbid, ada sekitar 50-60 ribu orang totalnya.

Kemudian, dilanjutkan Retno, sepekan yang lalu pihaknya sudah menjadwalkan program vaksinasi bagi yang komorbid atau tidak bisa vaksin tersebut. Sebab, pihaknya mempunyai sisa vaksin jenis mordena untuk dosis 3 bagi tenaga kesehatan (nakes).

Baca Juga  Tak Ada Angin dan Hujan, Rumah Warga di Bogor Mendadak Roboh

Karena diperbolehkan bagi masyarakat umum akhirnya pihaknya memprioritaskan sisa vaksin moderna ini bagi warga yang memiliki komorbid dan pihaknya siapkan di 7 Rumah Sakit yang ditunjuk.

“Namun (selama program vaksin ini berjalan) memang kehadirannya tidak cukup banyak, mungkin hanya sekitar 20 persen dari target (pengidap komorbid yang mengikuti program vaksin),” kata Retno kepada wartawan baru-baru ini.

“Ternyata setelah (dilakukan) evaluasi si komorbid itu sendiri juga masih merasa takut tidak mau di vaksin atau masih ada khawatir, meski pun kita sudah berikan vaksin di Faskes RS yang pasti ada dokter spesialisnya disitu,” ucapnya.

Meski demikian, Retno mengaku akan memberikan kesempatan lagi bagi warga pengidap komorbid untuk mengikuti program vaksinasi. Sebab, program vaksinasi Covid-19 sangat dianjurkan bagi semua masyarakat sesuai anjuran dari Pemerintah Pusat.

Baca Juga  9 Ruas Tol Ini Batasi Kendaraan Berat

Apalagi, pihaknya sudah mengalokasikan sebanyak 8.000 dosis vaksin bagi warga pengidap komorbid.

“Sebenarnya sudah 2 minggu yang lalu kita jadwalkan soal ini, nanti mungkin kita kasih kesempatan sekali lagi, kita sedang koordinasikan apakah di sentra vaksin atau rumah sakit seperti yang pertama,” imbuh dia.

“Kalau pasien komorbid mau ke sentra vaksin sendiri juga tidak apa-apa asalkan yang bersangkutan membawa surat dari dokternya bahwa (mereka) boleh di vaksin,” sambungnya.

Disinggung apakah pihaknya berani menjamin vaksin Covid-19 aman bagi pengidap komorbid, Retno meyakini selama pengidap komorbid memenuhi semua anjuran yang ditetapkan, program vaksinasi Covid-19 ini aman bagi pengidap komorbid.

“Kan kita juga melakukan skrining lagi di lokasi sebelum menyuntikan vaksin, meski pun punya komorbid tapi kan kita memberikan hanya kepada mereka yang terkontontrol,” bebernya.

Baca Juga  Mulai Sulit Bangun dari Tempat Tidur

“Seperti misalkan dia punya hipertensi pas di skrining tensinya diatas 200 ya itu tidak bisa,” tandas Retno. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published.