Waduh! Warkopi Dihujat Netizen

by -

METROPOLITAN – Warkopi belakangan mendapatkan sorotan hebat. Tiga pemuda yang disebut mirip Dono, Kasino dan Indro itu menyita perhatian setelah adanya teguran dari Lembaga Warkop DKI. Setelah itu, Warkopi pun mendapat kritikan dari warganet. Namun sayangnya, kritikan tersebut seakan dianggap hal biasa oleh Warkopi.

Alfin, pemilik wajah yang mirip dengan Indro Warkop, bahkan menyebut jika komentar-komentar itu datang dari para haters yang justru membuatnya jauh lebih terkenal.

”Haters make me famous,” ungkap­nya saat live di akun Instagram.

Setelah itu, netizen kembali melem­parkan kritik. Warkopi dinilai seharusnya tidak menyampaikan ungkapan itu.

”Percuma terkenal kalau nggak ada etika,” kata seorang netizen. ”Yaa ampuuun salah banget padahal harusnya dia datengin Indro buat diskusi persoalan ini siapa tahu bisa ganti nama dan malah masuk manajemennya Indro biar bisa dilatih jadi aktor. Lha kok malah sak karepe dewe. Nggak bakal awet lah liat aja,” timpal warganet.

Baca Juga  Warkop DKI Minta Warkopi Ganti Nama

Kini Alfin yang mewakili Warkopi mengaku lebih berhati-hati dalam bertutur kata. Ia tak ingin ada salah paham yang bisa membuat masalah­nya semakin runyam. ”Mungkin selama ini manajemen kami baik-baik saja ke Pakde Indro, berkomunikasi via email gitu,” ungkap Alfin saat ditemui di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. ”Saya tidak mau menjawab lebih, takutnya salah ngomong,” lanjutnya.

Sebelumnya, salah satu pihak dari manajemen Warkopi, Bang Kums, sudah menjelaskan upaya yang sudah dilakukan pihak Warkopi. Termasuk menjalin komunikasi dengan pihak Lembaga Warkop DKI. ”Ya Alhamdu­lillah dari manajemen baik-baik saja, secara komunikasi. Dari awal Agustus sudah via zoom sama orang keper­cayaan Om Indro, yaitu Om Frans,” kata Bang Kums, salah satu pihak manajemen Warkopi saat dihubungi melalui telepon. ”Sampai saat ini kita masih surat-menyurat dengan Mbak Hana sebagai ketua Lembaga Warkop DKI,” lanjutnya.(dtk/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *