Warga Parungpanjang Dukung Aksi Warga Tangerang Tolak Truk Tambang Pelanggar Jam Operasional

by -

METROPOLITAN.id  – Ratusan warga Kecamatan Pagedangan dan Legok Kabupaten Tangerang, melakukan aksi protes dengan turun ke jalan serta membakar ban, Sabtu, (25/9/21).

Aksi turun ke jalan dan membakar ban tersebut sebagai bentuk unjuk rasa dan kekecewaan masyarakat karena telah dilanggarnya Peraturan (Perbub) Tangerang No 46 Tahun 2021.
Peraturan tersebut, tentang jam operasional truk tronton sumbu dua dan tiga. Dimana truk tronton tersebut melintas Kecaamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor.
Ketua Masyarakat Peduli Parungpanjang (MP3), Canda Aji Prahara menanggapi, adanya kejadian di Kecamatan Pagedangan dan Legok Kabupaten Tangerang, buntut dari perbup Tangerang.
“Ya support selalu tentunya adanya aksi tersebut. Sebenarnya Parungpanjang pun sudah cukup gerah dengan kondisi yang ada,’’kata Ochan, sapaan akrabnya.
Sebelumnya, Kepala Unit Lantas (Kanit-Lantas) Polsek Parungpanjang, Ipda Agus Hidayat menghalau langsung kendaraan truk tambang yang melanggar jam tayang di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang.
“Kalau menurut saya memang harus ada orang yang standby di perbatasan. Hal itu untuk menghalau tronton yang akan masuk ke Parungpanjang,’’kata Agus Hidayat.
Selain itu, untuk melakukan stay di lokasi, saat ini belum ada pembahasan ke arah sana. Ia sendiri belum mengetahui secara persis nantinya yang akan disiagakan di lokasi perbatasan.
“Saya belum tahu nantinya yang stay di lokasi, apakah dari polsek, atau dari petugas lainnya. Soal ini akan dimusyawarahkan,’’terang Agus.
Menurut Agus, jika harus ada usulan dari masyarakat soal pemasangan portal, tentunya yang punya kewenangan Dishub Kabupaten Bogor. Meski begitu, tetanp akan dilakukan musyawarah terlebih dulu.
“Yang pasti kita akan lakukan musyawarah dulu. Semoga ini solusi yang terbaik,’’tukas Agus. (Mul/c/els)

Baca Juga  Rumah Joglo Nyaris Dipereteli Maling, Kursi dan Bangku dari Jati Berusia 150 Tahun Nyaris Raib

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *