1.600 Imigran Puncak Minta Divaksin

by -

METROPOLITAN – Vaksi­nasi di kawasan Puncak, Ka­bupaten Bogor, terus digalak­kan. Setiap hari jadwal vaksi­nasi massal bagi masyarakat dilakukan, baik dari Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Korem 061/Suryakan­cana maupun Polres Bogor.

Tapi hingga Selasa (5/10), vaksinasi Covid-19 belum menyentuh imigran Puncak di Cisarua. Satu imigran belum divaksin. Padahal sudah berkali-kali imigran menda­tangi lokasi vaksin di kantor Kecamatan Cisarua.

”Sudah banyak imigran yang datang ke saya minta mohon divaksin. Tapi kita belum bisa. Jadi dilema. Kasihan juga para imigran,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Cisarua, Efendi.

Menurut dia, ada sekitar 1.600 imigran di Kecamatan Cisarua yang tersebar di sejumlah desa. Ia berharap Pemkab Bogor bersama Imigrasi, UNHCR, TNI dan polri bisa memberikan solusi agar imigran bisa divaksinasi.

Baca Juga  19 Tahun Numpang Lebaran di Cisarua

”Karena para imigran po­sisinya tersebar di mana-mana, khawatir bisa tertular dan menularkan kalau belum divaksin. Dulu sempat ada imigran yang positif Covid-19,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan Ke­pala Seksi Penkes Kecamatan Cisarua, Herry Indarto. Ia mengaku belum satu orang pun imigran yang divaksinasi lantaran terkendala persyara­tan administrasi. ”Sampai saat ini belum bisa vaksinasi ter­hadap imigran Puncak. Kalau yang datang ke sini banyak, tapi kita sampaikan belum bisa untuk saat ini,” katanya.

Meski begitu, Herry menga­ku siap memberikan fasilitas vaksinasi terhadap imigran jika sudah ada aturannya. (jal/c/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.